Simeulue | REALITAS – Masjid Kebanggaan masyarakat kecamatan Alafan yang berdiri Megah di pusat kecamatan yang terletak di desa Langi Kabupaten Simeulue menuai perhatian publik, khusus nya bagi warga yang akan melaksanakan ibadah di dalam mesjid tersebut, Kamis 10 Februari 2022.
Dimana bangunan Masjid kebanggaan masyarakat Alafan yang diresmikan tahun 2021 yang lalu oleh Bupati Simeulue Erly Hasim, kini nasibnya sangat memprihatinkan atas kondisi struktur bangunan masjid yang mengancam jiwa jemaah nya.
Pada hari minggu 6 Februari 2022 mediarealitas.com bersama enam awak media lainnya yang tergabung dalam PJID Nusantara Simeulue singgah di mesjid besar kecamatan Alafan untuk istirahat setelah melakukan perjalanan.
Di waktu yang bersamaan saat beristirahat, beberapa pasang mata awak media tertuju pada kondisi struktur bangunan masjid yang megah dan besar di kecamatan Alafan tersebut.
Sehingga menjadi perhatian semua awak media yang singgah, langsung mendekat untuk melihat kondisi struktur bangunan sekeliling mesjid.
Dari hasil pantauan MediaRealitas.com bersama awak media lainnya di lokasi, terlihat tiang bangunan nyaris putus, dinding retak, pintu kaca pecah, antara dinding dan tiang bangunan sebahagian sudah terpisah, bahkan Menara di sudut bangunanpun sudah mulai tampak miring akibatnya tiang Menara nyaris putus.
Diduga mulai dari pondasi, tiang, dinding bahkan sampai atap dan Gubah nyaris tak bisa difungsikan.
Keterangan yang dikutip mediarealitas.com dari salah seorang warga menyebutkan, terjadinya keretakan dibagian dinding dan tiang bangunan ini disebabkan terjadinya gempah kecil beberapa waktu yang lalu tapi sebelum terjadinya gempah, bangunan ini sudah bocor baik atap maupun Gubahnya dan lantai keramiknya banyak yang kosong bawah nya.
Dan jika hujan ruangan Masjid ini dipenuhi dengan air karena Gubah dan Atapnya bocor semua dan kami mulai tidak nyaman jika sholat Di Masjid ini karena kondisi bangunannya seperti ini. Ucap salah seorang warga.
Bangunan Masjid yang menelan biaya Milyaran rupiah ini sepertinya luput dari pengawasan, dimana bisa dilihat dari struktur pembesihan dan plasteran yang tidak sempurna.
Mengapa tidak sempurna, karena ada bagian bangunan yang belum di plaster, dan bagian plasteran dinding dan tiang tampak rapuh.
Kepala desa Langi (PJ)” Rinaldi”saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa Masjid ini mulai dibangun tahun 2017 dan masuk pembangunan tahap kedua pada tahun 2019 dan diresmikan pada tahun 2021 yang lalu, namun kepala desa Langi Rinaldi mengatakan merasa tidak puas dengan hasil pembangunan Masjid ini.
Dikarenakan pekerjaan dari kontraktor pelaksana kegiatan di duga asal jadi contohnya lantai Geranit banyak yang sudah kosong bawah nya.
Rinaldi juga mengatakan, Dari amatan kasat mata saya, dulu material yang digunakan adalah material yang di datangkan namun setelah diamati materialnya banyak campuran tanah, bukan material lokal, makanya Baru sedikit saja gempah bangunan sudah seperti itu, sementara kalau dibandingkan dengan bangunan yang lain yang dikerjakan pada tahun yang sama sedikitpun tidak apa apa pada gempah yang lalu.
Selanjutnya MediaRealitas.com mengkonfirmasi Camat Alafan Daswan, membenarkan kondisi struktur bangunan mesjid kebanggaan kecamatan Alafan tersebut.
Dan camat Daswan mengatakan “bagaimana caranya Masjid ini harus di bangun kembali dan kami harap agar dinas terkait melihat dan diteliti kembali apakah Masjid ini masih layak dipakai atau tidak, jika ada anggaran untuk kedepannya jangan dibangun yang lain , diutamakan dulu pada bangunan Masjid ini dan seharusnya pelaksana kegiatan yang menangani dulu harus bertanggung jawab.
Lanjut Daswan, ia mengatakan akibat dari bocornya dibagian atas bangunan masjid. Kami bersama warga telah berswadaya sekitar 40 zak semen sudah habis untuk menempel bagian atas bangunan yang bocor.
Dan menempel bagian bangunan yang sangat parah terlihat, sebenarnya kondisi struktur masjid lebih parah lagi dari yang sekarang.
Penyerahan kunci Masjid ini diserahkan langsung oleh Dedi Damuri dari Dinas PUPR kepada kami dan kami langsung usulkan kepada Bupati untuk di resmikan supaya Masjid ini bisa dipakai.
Peresmian Masjid ini diresmikan langsung oleh Bupati Simeulue pada tahun 2021 yang lalu, ucap Camat Alafan.
Dari dinas Syariat Islam Rahmad Kahar ST. saat dikonfirmasi media melalui wattsapp mengatakan “Untuk sementara kami dapat informasi pembangunan masjid kecamatan di Langi ada yang dibangun PUPR, sebaiknya tanya ke kabid Cipta Karya, kalau di Dinas Syariat sementara waktu belum ada recod penanganan Masjid Langi.”
Informasi yang dikutip mediarealitas.com dari Dinas PUPR Kabupaten Simeulue Adifano ST sebagai Kabid Cipta Karya saat itu, mengatakan “Pembangunan Masjid Kecamatan yang terletak di desa Langi bersumber dari Dinas PUPR Propinsi bukan PUPR Simeulue. Ucap Adifano di ruang PUPR Simeulue. (Kamis 10 Februari 2022)
Apakah temuan dari media ini ada Indikasi Korupsinya……entahlah. Jika memang ada diharap kepada penegak hukum agar segera usut tuntas permasalahan ini dan jangan tebang pilih, karena ini menyangkut keselamatan masyarakat banyak yang beribadah Di dalam Masjid ini khususnya masyarakat desa Langi kecamatan Alafan.
Bagaima tanggapan Pemerintah Daerah, apakah tersentuh dengan temuan ini…..atau sebaliknya, diam seribu bahasa…., kita lihat saja nanti.


