IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

IKLAN YARA

DPRK Aceh Timur Temukan Timbunan Puluhan Drum Minyak Goreng Di SPBU

oleh -74.579 views
DPRK Aceh Timur Temukan Timbunan Puluhan Drum Minyak Goreng Di SPBU
DPRK Aceh Timur Temukan Timbunan Puluhan Drum Minyak Goreng Di SPBU
Editor: Rapian

 GOOGLE NEWS

ACEH TIMUR | REALITAS – Dalam sidak yang dilakukan salah seorang anggota DPRK Aceh Timur Senin (21/02/2022) menemukan puluhan drum minyak goreng yang sudah dibongkar di areal SPBU Tanjong Minjei Perbatasan Aceh Timur dengan Kabupaten Aceh Utara, selain itu diduga jadi tempat timbunan minyak goreng, di tempat yang sama menemukan belasan sak pupuk subsidi.

“Berawal dari laporan masyarakat bahwa di SPBU Tanjong Minjei ada penimbunan minyak goreng, maka saya turun ke lokasi langsung untuk memastikan apakah benar seperti yang disampaikan oleh masyarakat, apalagi beberapa minggu ini minyak goreng harga mahal dan sempat langka di pasaran,” ungkap Yahya Boh Kaye.

BACA JUGA :   Polda Aceh Imbau Masyarakat Segera Tuntaskan Vaksinasi

Dalam sidak yang dilakukan  M. Yahya Ys anggota Komisi 4 DPRK Aceh Timur sempat mendapatkan penghadangan dan bersitegang berinisial SF yang mengaku pemuda Desa Tanjong Minjei.

“Saat mengecek drum yang diduga tempat penampungan minyak goreng curah, tiba-tiba datang seorang pemuda yang mengaku warga setempat untuk menghadang dan sempat mengatakan dalam bahasa Aceh “bek jak mita peng bicah inoe” (jangan cari uang recehan di sini), meskipun saya sampaikan bahwa saya perwakilan legislator,” terang Yahya Boh Kaye.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena ada yang menghalangi dan bersitegang saya hubungi pihak Polres Aceh Timur untuk pengamanan,” kata Yahya Boh Kaye.

BACA JUGA :   290 Orang Keuchik Terpilih Dilantik

“Dalam sidak tersebut, kita juga mendapatkan belasan sak pupuk subsidi yang ditimbun di areal SPBU. Untuk memastikan siapa pemilik pupuk tersebut sudah diamankan oleh anggota Polres Aceh Timur,” terangnya.

Pupuk tersebut disinyalir berasal dari Aceh Utara, wajar sering terjadinya kelangkaan pupuk subsidi yang diperuntukkan untuk petani. Kemungkinan pupuk tersebut diperjual belikan kepada pihak yang tidak berhak menerima atau di luar nama RDKK.

Yahya Boh Kaye mempertanyakan fungsi SPBU, yang diduga berubah menjadi tempat penimbunan minyak goreng dan pupuk subsidi.

“Apa boleh SPBU berubah fungsi tempat penimbunan minyak goreng dan pupuk subsidi, pihak terkait harus mengevaluasi SPBU tersebut,” tuturnya.

BACA JUGA :   Nasir Djamil : Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Barat Selatan Aceh Sangat Merugikan Negara

Sementara Pemilik SPBU, T Thamrin menjelaskan bahwa minyak goreng tersebut bukan milik nya, tapi pemilik nya warga Panton Labu.

“Minyak goreng tersebut bukan milik saya, tapi milik Warga Panton Labu berinisial S, yang minta bantu untuk tempat pembongkaran,” ujar T Thamrin.

“Mulai hari ini saya tidak mengizinkan lagi, akan saya suruh pindahkan,” cetus T Thamrin.

Terkait keberadaan belasan pupuk subsidi yang berada di areal SPBU, T Thamrin mengaku bukan miliknya.

“Pupuk itupun bukan milik saya, tapi milik adiknya untuk tambak,” pungkas T. Thamrin. (*)