4 Korban Laka Lantas di Aceh Sudah Dievakuasi, 3 Masih Pencarian

oleh -145.759 views
4 Korban Laka Lantas di Aceh Sudah Dievakuasi, 3 Masih Pencarian

Subulussalam I Realitas – 4 Korban Laka Lantas di Subulussalam Provinsi Aceh Sudah Dievakuasi, sementara tiga Lainnya Masih Dalam Pencarian.

Seperti di ketahui bermula dari informasi masyarakat, Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, S.I.K. bersama tim SAR gabungan kembali menemukan seorang jenazah korban kecelakaan tunggal di perbatasan Aceh – Sumut, tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Jenazah korban berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan di lokasi air terjun Kedabuhan, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subussalam, Kamis (16/12/2021) dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Kota Subulussalam guna dilakukan proses identifikasi.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui berjenis kelamin perempuan bernama Tata Agusnianti (22).

“Dengan ditemukan jenazah tersebut, keseluruhan sudah empat korban yang ditemukan,” kata Qori Wicaksono, S.I.K. dalam keterangan persnya, Kamis (16/12).

Ia juga menyebutkan, keempat korban yang sudah berhasil dievakuasi adalah Arman Yusuf (50), Fitri Elfirati (26), Khairumi (22), dan Tata Agusnianti (22).

Adapun yang mqsih dalam pencarian adalah Muhammad Amri Lubis (30), Masdi (49), dan Sudarseh (68).

“Kita mendoakan agar korban yang sudah ditemukan khusnus khatimah dan untuk yang masih dalam pencarian semoga cepat ditemukan,” harapnya.

Sebelumnya satu unit mobil travel Aceh-Medan mengalami kecelakaan lalu lintas, Minggu (12/12/2021).

Berdasarkan informasi yang beredar mobil travel tersebut diduga masuk jurang di Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitelle Tali Urang Jehe (STTUJ) Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara yang berbatasan dengan Kota Subulussalam.

Lokasi kejadian ini berjarak sekitar 24 kilometer dari Kota Subulussalam.

Di lokasi kejadian ditemukan sejumlah berkas atau dokumen seperti faktur, karcis atau repas travel.

Berdasarkan berkas yang tercecer sekitar kecelakaan tertulis nomor polisi mobil tersebut BL 1537 EY.

“Mobil diduga masuk kedalam jurang Lae Kombih di Kabupaten Pakpak Bharat yang berbatasan dengan Kota Subulussalam Aceh,” demikian tulis pesan yang diunggah warga pada akun youtube.

Hingga berita ini dikirim belum diketahui jenis mobil dan jumlah penumpang dikarenakan mobil diperkirakan masuk kedalam arus air yang dalam dan deras.

Namun ada dugaan jika mobil ini merupakan angkutan tujuan Kabupaten Nagan Raya atau Aceh Barat, Meulaboh.

Puluhan masyarakat hingga kini masih memadati lokasi melihat bekas kecelakaan mobil di kabupaten yang berada di ujung Sumatera Utara.

Tampak pula polisi lalu lintas berada di lokasi kejadian bersama masyarakat sekitar.

Kepala Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Herianto yang dimonfirmasi Serambinews.com membenarkan kejadian adanya mobil masukk jurang.

Lae Ikan adalah desa yang berbatasan langsung dengan Dusun Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia.

Bahkan saat dihubungai Herianto mengaku sedang berada di lokasi kejadian dan belum ada penampakan mobil terkait.

Penulis : Adi
Editor : Yudi