IKLAN YARA

Polisi Ungkap Pelaku Dalam Kasus Pembunuhan Ibu Guru di Aceh Barat

oleh -254.489 views
UPDATE CORONA

Meulaboh I Realitas – Pihak kepolisian Polres Aceh Barat, berhasil mengungkap satu orang pelaku pembunuhan Fitriani (46), warga Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, dengan pelakunya satu orang.

Pihak kepolisian berhasil menangkap pelakunya, setelah melakukan penyelidikan selama 10 hari sejak kasus tersebut terjadi.

Pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis (4/11/2021) malam sekitar pukul 20.15 WIB di rumah korban, dengan kondisi korban saat ditemukan sudah bersimbah darah.

Kepala korban saat ditemukan dalam kondisi pecah yang diduga dihantam dengan batu koral dan membuat korban tidak berdaya.

BACA JUGA :   Viral Video Adu Jotos 1 TNI vs 2 Polisi Hingga Terkapar

Sementara pelaku pembunuhan tersebut, merupakan warga desa setempat yaitu, Juni Husriadi Bin Husen Ali (45) yang merupakan seorang Kepala Dusun, Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga.

Aksi pembunuhan tersebut dilatarbelakangi karena sakit hati, sehingga menyebabkan korban meninggal di tempat.

Pelaku tidak hanya membunuh, akan tetapi ikut membawa kabur kalung dan gelang emas milik korban sebanyak 60 mayam emas.

Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda kepada Serambinews.com, Selasa (16/11/2021), mengatakan, kerja keras pihak kepolisian telah berhasil mengungkap satu orang pelaku pembunuhan Fitriani yang merupakan salah satu guru di SMK Arongan Lambalek.

BACA JUGA :   Pelapor Minta Usut Aktor Kasus Korupsi Pekerjaan Jalan di Simeulue

Disebutkan, pelaku tega menganiaya korban lantaran sakit hati karena dirinya disebut sebagai PKI oleh korban.

Kejadian itu saat pelaku menegur korban, supaya dia berhati-hati jalan agar tidak terkena layang-layang milik pelaku.

Berawal dari situ, korban menyebutnya PKI.

Lantas berawal dari situ pelaku dendam dan sakit hati, sehingga menghabisi korban di rumahnya.

BACA JUGA :   Wakil Ketua Komisi A Minta Walkot Tegur Keras Rekanan di Subulussalam

Kematiannya menyebabkan publik tanda tanya akan peristiwa tersebut, hingga menyebabkan pelaku tega menghabisi nyawa Fitriani yang berlangsung di rumah korban.

Sebelumnya, korban Fitriani ditemukan oleh suaminya sendiri Agusni saat ia pulang selepas Shalat Isya berjamaah di masjid.

Kondisi tersebut sontok membuat warga setempat geger, atas peristiwa pembunuhan tersebut.

Dimana kondisi bagian kepala korban pecah dan sebagian isi kepala berhamburan di tanah, akibat dihantam batu koral di kepala.(*)

Source: Trb