IKLAN YARA

Ketum MUP Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Seorang balita

oleh -37.489 views
Ketum MUP Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Seorang balita
UPDATE CORONA

Belawan I Realitas – Ketua Umum (Ketum) Medan Utara Pers (MUP) sampaikan belasungkawa atas meninggalnya balita Rania (19 bulan) warga Jalan Bawal Kenanga Lingkungan 19, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan yang tenggelam pasca banjir air laut beberapa hari ini, Senin (08/11/2021).

Informasi yang diterima kru Media Realitas.com dilokasi kejadian, anak dari pasangan Afrianto dan Ernita ini terjatuh dari teras rumahnya pada Sabtu, 06/11/2021 sekira pukul 14.00 Wib saat kedua orang tuanya sedang berusaha menguras air yang menggenangi rumahnya.

Ketua Umum Medan Utara Pers (MUP), Syahril Efendi Damanik ketika dikonfirmasi mengatakan, berita tentang tenggelamnya Rania memang sudah viral di Sosmed tapi mengapa tidak ada solusinya dan mana janji pemimpin daerah saat pemilihan.

BACA JUGA :   Polisi Ungkap Ratusan Kilogram Ganja di Jaringan Lintas Sumatera

“Seluruh unsur pengurus dan jajaran MUP mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalamnya atas musibah yang merenggut nyawa anak kami dan kepada keluarga yang ditinggal dapat tabah serta bersabar dalam melepas kepergian Rania. Semoga Rania menjadi anak penghuni surga”, ucap Ketum MUP, Syahril Efendi Damanik

BACA JUGA :   Pengurus DPD Wanita Dan Pujakesuma Medan di Lantik

“Banjir air laut yang melanda kawasan Kecamatan Medan Belawan terjadi dikarenakan kantung air telah berubah wujud, pembangunan yang tidak tertata dan tidak adanya pengerukkan laut sehingga masyarakat Belawan dijadikan korban demi kepentingan para penguasa serta pengusaha”, Lanjutnya.

BACA JUGA :   Kades di Simalungun Gelar Pelatihan Tata Boga Pakai DD ke Berastagi

Masyarakat Belawan berharap, banjir air laut ini segera diatasi secepatnya agar tidak ada lagi Rania-rania lainnya menjadi korban dan silahkan pembangunan berjalan tetapi utamakan keselamatan masyarakat Belawan.

“Adanya suatu negara karena memiliki rakyat dan adanya pemimpin daerah karena dipilih masyarakat, jangan korbankan mereka sebagai alat kepentingan anda dan masyarakat Belawan bukanlah seperti yang anda bayangkan”, Tutupnya. (Win).