IKLAN YARA

Disebut Ular Siluman, Warga Garut Minta Sarang Sanca Dibongkar

oleh -25.489 views
Disebut Ular Siluman, Warga Garut Minta Sarang Sanca Dibongkar
UPDATE CORONA

Garut  I Realitas – Tiga ular sanca berukuran besar sering muncul di jembatan meresahkan warga Kampung Nagrog, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

Warga menyebutnya ular siluman atau jadi-jadian dan meminta Damkar Garut mengevakuasi ular sanca itu.

Apalagi ular sering membuat takut anak-anak saat pergi mengaji di malam hari. 

Kassubag TU UPT Damkar Bungbulang, Hendra Santoso mengatakan sarang ular berada di bawah jembatan. 

BACA JUGA :   Peringatan Dini BMKG Sabtu 27 November 2021: Waspada Aceh Alami Hujan Disertai Angin Kencang

Pihaknya sebelumnya sudah memberi informasi pada warga bahwa ular tersebut berada di habitatnya. 

Namun warga terus meminta ular tersebut untuk dievakuasi karena ditakutkan membahayakan anak-anak. 

“Warga melapor ada tiga ular, dua sebesar paha orang dewasa, yang satunya lagi sebesar magicom tempat menanak nasi,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (2/11/2021) malam. 

Hendra mengatakan ular tersebut dipercaya oleh warga sebagai ular jadi-jadian lantaran saat warga melihat ular itu dan mengusirnya dari jalan mereka sering didatangi ular itu lewat mimpi. 

BACA JUGA :   Peringatan Dini BMKG Sabtu 27 November 2021: Waspada Aceh Alami Hujan Disertai Angin Kencang

“Dipercaya ular jadi-jadian oleh warga sekitar, pernah suatu hari ada beberapa warga coba mengorek lubang ular itu, malam harinya mengaku didatangi ular itu lewat mimpi,” ungkapnya.

Pihaknya pun bersama Damkar Garut melakukan pembongkaran sarang ular yang ada di bawah jembatan itu, namun saat dibongkar ular yang dicari tidak ditemukan. 

BACA JUGA :   Peringatan Dini BMKG Sabtu 27 November 2021: Waspada Aceh Alami Hujan Disertai Angin Kencang

 “Kami bongkar karena masyarakat menginginkan, tapi tidak ditemukan, tapi bekasnya ada, bekas ular itu lewat,” ucap Hendra. 

Hendra menjelaskan pihaknya akan kembali memantau keberadaan ular tersebut dan jika berhasil ditangkap, rencananya ular diserahkan kepada BKSDA Jabar. (*)

Source:Trb