IKLAN YARA

PAC GP Ansor Medan Tembung Desak Copot Kapolsek Percut Sei Tuan

oleh -17.489 views
PAC GP Ansor Medan Tembung Desak Copot Kapolsek Percut Sei Tuan
UPDATE CORONA

Medan I Realitas – Medan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Medan Tembung memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolrestabes Kota Medan yang telah sigap dalam mengambil keputusan pada hari, Rabu (13/10/2021).

Hal tersebut disampaikan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Medan Tembung Hendra Nasution setelah Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko melakukan langkah tegas yaitu, mencopot Kanit Resintel Polsek Percut Sei Tuan pada 12 Oktober 2021 kemarin.

“Pencopotan itu langkah yang tepat dan kita sangat mengapresiasi itu, karena jelas “ia” (Kanit Resintel Polsek Percut) tidak profesional dalam menangani kasus dugaan penganiayaan seorang pedagang sayur yang telah viral itu”, jelasnya.

BACA JUGA :   Dua Orang Tewas Akibat Kecelakaan Beruntun di Jalinsum Batubara

Tak sampai disitu, Hendra berharap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra melalui Kapolrestabes Kota Medan juga mencopot Kapolsek Percut Sei Tuan, menurut nya, langkah itu menjadi lebih sempurna ” ya jelas lebih sempurna lagi kalau Kapolsek Percut Sei Tuan juga ikut di copot, karena dia pimpinannya, semua itu tidak terlepas dari bentuk nyata kinerja buruknya” ungkap Hendra.

BACA JUGA :   Polres Batu Bara dan Personil Polsek Labuhan Ruku Gelar Ops Yustisi

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang di Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumut, berinisial LG diduga dianiaya oleh dua orang laki-laki, pada 5 September 2021 lalu, Kemudian LG membuat laporan atas peristiwa penganiayaan tersebut.

Polisi kemudian menangkap seseorang bernama BS yang diduga melakukan penganiayaan.
Namun, BS juga membuat laporan karena luka di beberapa bagian tubuh yang diakuinya akibat pukulan dan cakaran LG.

BACA JUGA :   Polres Batu Bara dan Personil Polsek Labuhan Ruku Gelar Ops Yustisi

Belakangan, polisi pun menetapkan BS dan LG sama-sama sebagai tersangka.

Untuk itu, Hendra meminta Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simajuntak agar segera mencopot Kapolsek Percut Sei Tuan dari jabatannya. Menurutnya, Kapolsek Percut Sei Tuan tidak layak memimpin juga telah mengangkangi komitmen awal Kapoldasu dan Kapolri menjadikan Polri yang Presisi serta memberantas premanisme. (Win)