IKLAN YARA

Ketua PAC GP Medan Tembung Desak Kapolda Copot Kapolsek Percut

oleh -49.489 views
Ketua PAC GP Medan Tembung Desak Kapolda Copot Kapolsek Percut
UPDATE CORONA

Medan I Realitas – Kerap di beritakan dengan hal-hal negatif Kapolsek Percut Sei Tuan dianggap tidak becus bekerja, hal tersebut disampaikan oleh ketua PAC GP Ansor Medan Tembung.

Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Medan Tembung Hendra Nasution menyampaikan, Kapolsek Percut Sei Tuan sering tampil di pemberitaan, namun sayangnya bukan karena prestasinya, melainkan karena ketidak mampuannya menciptakan kondisi aman di wilayah kerjanya, ujarnya pada wartawan Selasa (12/10/2021).

Hendra menambahkan, belum lama ini telah viral kasus penganiyaan seorang pedagang sayur Liti Wari Iman Gea, yang sempat menghebohkan kalangan masyarakat Sumut dan Kota Medan pada khususnya, Dimana Gea diduga dianiaya preman bernama Beny CS di Pajak (Pasar) Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumut beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :   AKBRI 90, Kapolres Terobos Daerah Trisolir Untuk Vaksinasi Dor to Dor

Anehnya, saat ini korban boru Gea tersebut telah dijadikan sebagai tersangka oleh penyidik Polsek Percut Sei Tuan, Polrestabes Medan.

Diketahui Boru Gea tersebut sempat menuai simpati dari masyarakat setelah videonya dianiaya beberapa pria yang diduga preman di pasar menjadi viral.

Dan seorang pria bernama Beny telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Namun, rekan Beny hingga kini masih belum ditangkap polisi.

Belakangan diketahui, ternyata penyidik Polsek Percut Sei Tuan justru menetapkan pedagang sayur itu sebagai tersangka.

Penetapan tersangka tersebut kembali menuai polemik di kalangan masyarakat.

Namun, pasca ditetapkannya Liti Wari Iman Gea sebagai tersangka oleh Polsek Percut Sei Tuan.

Spontan membuat masyarakat luas dari berbagai elemen turut beraksi dan tak sedikit, banyak pihak menyayangkan atas penetapan korban tersebut dari pihak kepolisian, penetapan Liti Wari Iman Gea sebagai tersangka dinilai sudah tidak Presisi sebagaimana komitmen Kapori Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menjadikan Polri Presisi, Cetusnya.

BACA JUGA :   Prediksi Kristiansund vs Tromso IL, Liga Norwegia 30 Oktober 2021

Selanjutnya ketua PAC GP Ansor Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut juga menyinggung terkait dengan sikap arogansi oknum Kapolsek itu “seperti yang kita tau bersama, beberapa waktu yang lalu iya juga dikabarkan telah menganiyaya bawahannya, hal itu tidak menunjukkan sikap sebagai pemimpin di satuannya” ujar Hendra.

“Belum lagi jika kita lihat dengan tinggi nya angka kriminal di wilayah kerja Polsek Percut Sei Tuan yang masi sangat banyak lokasi perjudiannya, tingginya kasus pencurian yang terjadi berkali-kali, karena itu kita menganggap Kapolsek tidak becus dalam memimpin” sambung Hendra.

BACA JUGA :   AKBRI 90, Kapolres Terobos Daerah Trisolir Untuk Vaksinasi Dor to Dor

Untuk itu, Hendra meminta Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simajuntak agar segera mencopot Kapolsek Percut Sei Tuan dari jabatannya. Menurut penilaiannya, mereka sudah tidak Presisi dan tidak layak memimpin satuan yang mana penerapan ini sudah menjadi komitmen awal Kapolri menjadikan Polri yang Presisi.

“Hal tersebut berbanding terbalik dengan kinerja Kapolda Sumut yang sangat luar biasa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat apalagi dalam memberantas berbagai kasus kejahatan di Sumut, dikhawatirkan citra baik tersebut akan rusak hanya karena mempertahankan oknum Kapolsek yang tak becus bekerja itu” Tutupnya. (Win)