IKLAN YARA

Tim SAR Evakuasi Jenazah Korban Tenggelam di Pantai Penyu

oleh -25.489 views
Tim SAR Evakuasi Jenazah Korban Tenggelam di Pantai Penyu
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Penyu, Leupung, Aceh Besar, Rabu (15/9/2021). ANTARA/HO/Humas Basarnas Banda Aceh
UPDATE CORONA

Banda Aceh I Realitas – Tim pencarian dan pertolongan atau SAR mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Pantai Penyu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh Budiono di Banda Aceh, kepada awak media, pada hari Rabu (15/9/2021) pagi mengatakan korban laki-laki atas nama Arif Munawar berusia 17 tahun merupakan warga Lam Asan, Darussalam Kabupaten Aceh Besar.

BACA JUGA :   Pembakaran Mobil Pimred Media Realitas Adalah Teror Terhadap Dunia PERS Di Aceh

“Jenazah korban ditemukan setelah pencarian di hari kedua sekitar 120 meter titik korban terlihat dan tenggelam,” kata Budiono dalam keterangannya.

Sebelumnya korban Arif Munawar, kata Budiono, dilaporkan hilang setelah tenggelam saat mandi laut di Pantai Penyu, Gampong Dayah Mamplam, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (14/9) sore.

BACA JUGA :   Ditpamobvit Polda Aceh Gelar Vaksinasi Massal dan Bagi Ratusan Bansos

Kejadian berawal ketika korban mandi laut bersama empat temannya. Mereka terhempas ombak dan terseret arus. Empat orang di antaranya berhasil menyelamatkan diri.

Sedangkan korban Arif Munawar hilang terseret arus.

Budiono mengatakan tim SAR Basarnas Banda Aceh sempat mencari korban dengan menyisir menggunakan perahu karet dengan radius hingga satu nautical mile.

Namun, korban tidak ditemukan hingga pencarian dilanjutkan Rabu (15/9).

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Tinjau Vaksinasi Massal dan Baksos yang Digelar Akpol 97

Pencarian di hari kedua dengan membagi dua tim di atas air dan penyelaman, kata Budiono.

“Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dan menyerahkannya kepada keluarga.

Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dihentikan,” kata Budiono. (*)

Sumber : ant