IKLAN YARA

Paman dan Keponakan Tewas Tenggelam di Tanjung Gerem Cilegon

oleh -44.489 views
Paman dan Keponakan Tewas Tenggelam di Tanjung Gerem Cilegon
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Cilegon I Realitas  РKejadian nahas menimpa dua orang pria di Kota Cilegon, Banten.

Keduanya tewas tenggelam saat pergi memancing di Perairan Tanjung Gerem.

Adapun identitas korban adalah H (58) dan IS (41).

Mereka diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan antara paman dan keponakan.

H dan IS sama-sama beralamat di Lingkungan Pabuaran RT 04/05, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon.

Awal kejadian

Kejadian ini berawal dari penemuan jasad dua pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa di perairan Tanjung Gerem, Merak, Kota Cilegon, Banten pada Selasa (14/9/2021).

Informasi ini dibenarkan oleh Panit 1 Sidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Banten IPDA Supriadi.

IPDA Supriadi menerima laporan awal penemuan mayat pertama pada pukul 08.25 dari Vessel Traffic System atau VTS.

VTS sebelumnya mendapat informasi awal dari Kapal Tugboat Tirtayasa V yang sedang berada di lautan.

Ditpolairud Polda Banten bersama Basarnas Banten dan TNI AL Banten langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Supriadi menjelaskan jenazah pertama dievakuasi ke dermaga satu Pelabuhan sekitar pukul 09.30.

“Selanjutnya dibawa ke RSUD Cilegon untuk identifikasi dan visum,” katanya, Selasa (14/9/2021).

Supriadi menuturkan identitas jenazah pria pertama ini belum diketahui saat ini.

“Ciri-cirinya umur sekitar 40 tahun, kulit sawo matang, rambut lurus, mengenakan celana dalam warna hitam coklat, mulut mengeluarkan busa, berjenggot dan berkumis,” tuturnya.

Selanjutnya, jenazah kedua dievakuasi setelah menerima informasi dari Radio Marine dari KMP Marina Nusantara yang sedang anchor di Perairan Tanjung Gerem.

Supriadi mengungkapkan bahwa jenazah mengapung di dekat kapal.

“Kita bersama tiga unsur tadi langsung ke lokasi untuk lakukan evakuasi dan pada pukul 11.08 sudah dibawa ke RSUD Cilegon dari dermaga satu Pelabuhan Merak untuk identifikasi dan visum,” ungkap Supriadi.

Supriadi menjelaskan jenazah kedua yang berjenis kelamin pria ini berusia sekitar 55 tahun.

“Mengenakan kaos panjang warna hitam lengan merah bertuliskan HNSI, bercelana pendek warna hitam bertuliskan NBA, rambut hitam beruban dan kumis putih,” ujarnya.

Supriadi mengatakan seluruh korban saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Kota Cilegon.

Pergi memancing

Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol Gieuseppe Riahard Gultom melalui Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Banten, AKBP Saidin mengatakan, kedua korban awalnya pergi memancing.

“Berdasarkan keterangan keluarga bahwa H dan IS berangkat untuk memancing dengan menggunakan kapal kayu milik H,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saidin mengatakan jika keduanya pergi mancing pada Senin (13/9/2021) sekitar pukul 17.00 dari pangkalan nelayan Krakatau Daya Listrik (KDL) Cilegon.

Menurutnya, keduanya diduga tewas akibat tenggelam di laut.

“Hasil visum dan identifikasi Inafis Polres Cilegon dan Tim Forensik RSUD Cilegon terhadap keduanya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” katanya.

Saat ini, kedua jenazah sudah dikembalikan ke pihak keluarga.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” jelasnya. (*)

Source