IKLAN YARA

Kumpulkan Brondolan Sawit, Nenek di Asahan Ditembak Karena Dikira Babi Hutan

oleh -102.489 views
Kumpulkan Brondolan Sawit, Nenek di Asahan Ditembak Karena Dikira Babi Hutan
Kumpulkan Brondolan Sawit, Nenek di Asahan Ditembak Karena Dikira Babi Hutan
UPDATE CORONA

Asahan I Realitas – Nenek berinisial RM(58) ditembak oleh JS(40) di Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Alang Bonbon, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Jumat(24/9/2021).

Kapolsek Pulo Raja AKP Maralidang Harahap, mengatakan bahwa pelaku pekerjaan sehari-harinya bertani dan berburu.

“Dia inikan selain bertani, dia juga suka memburu babi.

Jadi saat itu dia yakin kalau sasarannya itu babi.

Namun, saat di tembak, dengar suara manusia,” Jelas Maralidang Harahap saat di konfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Sabtu (25/9/2021).

BACA JUGA :   Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Pos Keamanan PT BPP

Lanjutnya, akibat jeritan korban, pelaku mendatangi sumber suara.

Ternyata ia melihat korban yang merupakan warga satu desanya tertembak dan bergegas menolong korban. 

“Akibat korban jalannya agak pincang sehingga pelaku meminta pertolongan masyarakat sekitar untuk membantu korban mendapatkan pertolongan pertama,” ujarnya.

Katanya, senjata yang digunakan oleh pelaku merupakan jenis senapan angin dengan kaliber 9 milimeter.

BACA JUGA :   Pria Asal Surabaya Tertangkap saat Curi Kambing

“Kaliber 9 milimeter itu yang dipakainya. Jadi biasa itu mereka berburu,” katanya.

Ungkapnya, saat ini korban telah di rujuk ke rumah sakit Lubukpakam untuk diangkat proyektil peluru yang bersemayam di tubuhnya.

“Dari keluarganya, saya dengar kondisinya kritis.

Sudah di rujuk ke Lubukpakam untuk diangkat proyektilnya,” ujarnya.

Korban mengaku saat tertembak, ia sedang mengumpulkan brondolan sawit di kebun miliknya.

BACA JUGA :   KSJ MoU Dengan Ketua PMI Sumut Disaksikan Yusuf Kalla Dan Gubsu

“Dia di kebun, mengutip brondolan sawit.

Pelaku ini biasa manggil korban mamak tapi bukan saudara,” katanya. 

Untuk pelaku saat ini dijerat atas dua dugaan tindak pidana.

“Yang pertama kepemilikan senjata api, dan mengakibatkan orang terluka.

Pelaku sudah kami amankan,” pungkasnya.  (*) 

Source: Trb