IKLAN YARA

Ketua PKB Batu Bara Berterima Kasih Atasnya Terbitnya Pepres 82/2021

oleh -31.489 views
UPDATE CORONA

Lima Puluh | Realitas – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Batu Bara Zul Irfan, didampingi Dewan Syuro Syahbuddin Nasution dan Dewan Pendiri PKB Khairuddin Dasopang, Kepala Sekretariat Hendra Siregar dan sejumlah Pengurus PAC PKB, sampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI H. Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atas terbitnya Pepres no 82 tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren pada Rabu (15/9/2021).

Penerbitan Pepres no 82 tahun 2021 ini Kata Zul Irfan, tidak terlepas dari kerja keras Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, beserta jajaran nya untuk menindak lanjuti UU No 18 tahun 2019 tentang pesantren dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat, kata Zul Irfan dalam persiapan bakti sosial di Sekretariat PKB Batu Bara Jln Lintas Asahan KM 123, Sumber Padi, 15/09, di Lima Puluh.

BACA JUGA :   Novel Baswedan Dkk Tidak Dapat Pesangon Setelah Pemecatan Massal oleh KPK

Menurut Zul Irfan, dengan terbitnya Pepres no 82 tahun 2021 yang ditanda tangani Presiden RI H Joko Widodo tanggal 2 September 2021, merupakan dasar hukum Pemerintah Daerah untuk mengalokasikan anggaran Pesantren yang bersumber APBD , sehingga kwalitas pendidikan pesantren di Indonesia, termasuk dakwah dan pemberdayaan masyarakat semakin lebih baik.

BACA JUGA :   Balap Liar di PALI Sumsel Tewaskan 2 Remaja dan 5 Lainnya Luka-luka

Zul Irfan selaku Ketua DPC PKB Batu Bara yang didampingi Dewan Syuro Sahbuddin Nasution dan Pendiri PKB Khairuddin Dasopang, sangat memberi apresiasi dan berterima kasih kepada Presiden RI H. Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, karena Pepres No 82 tahun 2021, merupakan kado menjelang peringatan hari santri 22 Oktober 2021, mendatang, tegas Zul Irfan.

BACA JUGA :   Balap Liar di PALI Sumsel Tewaskan 2 Remaja dan 5 Lainnya Luka-luka

Kepada para Ulama dan Santri, kata Zul Irfan untuk tidak ragu ragu menyampaikan aspirasinya kepada PKB, dan Insya Allah aspirasi para ulama, seperti para Al Ustadz, Nazir Mesjid, dan  Guru Agama, menjadi bahan untuk perencanaan pembangunan, sebagai pahlawan peningkatan kualitas pendidikan dan dakwah, kata Zul Irfan. (Drs Syaiful Syafri, M. M)