IKLAN YARA

Kejati Jabar Selamatkan Rp 3,2 T Uang Negara Dalam Proyek Kereta Cepat

oleh -42.489 views
Kejati Jabar Selamatkan Rp 3,2 T Uang Negara Dalam Proyek Kereta Cepat
UPDATE CORONA

BOGOR I Realitas – Lakukan pendampingan perkara bantuan hukum litigasi, mewakili PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indoensia China (PT. KCIC) terkait proyek kereta cepat Jakarta – Bandung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Rabu (22/9/2021) berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp.3.240.240.557.318 (Tiga triliun dua ratus empat puluh miliar dua ratus empat puluh juta lima ratus lima puluh tujuh tiga ratus delapan belas rupiah).

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melalui Jaksa Pengacara Negara yang dipimpin oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati Jabar Wahyudi, SH.,MH mewakili perkara gugatan yang diajukan oleh para pihak kepada PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT.PSBI) dan PT. Kereta Cepat Indonesia China (PT. KCIC) di Pengadilan pada jalur yang dilewati proyek tersebut, diketahui secara umum pihak yang mengajukan gugatan adalah perusahaan-perusahaan maupun pribadi yang lahannya terimbas dari proyek tersebut dengan permintaan ganti rugi yang tidak sesuai dengan appraisal yang telah ditetapkan maupun status tanah yang ternyata fasilitas umum dan fasilitas sosial.

BACA JUGA :   PDAM Kab Bogor Jangan Bohongi Publik Terkait Pipa Bantuan Negara Honggaria

Total jumlah lebih kurang 3,2 triliun rupiah tersebut didapat dari temuan sepanjanjang tahun 2018 hingga 2021. Pada tahun 2018, ditemukan sebanyak delapan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp 2.115.854.532.019,- (Dua triliun seratus lima belas miliar delapan ratus lima puluh empat juta lima ratus tiga puluh dua ribu sembilan belas rupiah).

BACA JUGA :   Diduga Oknum PPNS Pol PP Kab Bogor Beri Informasi Bohong ke Media

Sementara di tahun 2019 ditemukan empat perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 758.760.850.421,- (Tujuh ratus lima puluh delapan miliar tujuh ratus enam puluh juta delapan ratus lima puluh ribu empat ratus dua puluh satu rupiah).

Tahun 2020 sebanyak sembilan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 338.179.340.878,- (Tiga ratus tiga puluh delapan milyar seratus tujuh puluh sembilan juta tiga ratus empat puluh ribu delapan ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah).

BACA JUGA :   Menparekraf Tinjau Serbuan Vaksinasi Korem 061/Sk Dengan PT. Eiger

Selanjutnya di tahun 2021, ditemukan tiga perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 27.445.834.000,- (Dua puluh tujuh milyar empat ratus empat puluh lima juta delapan ratus tiga puluh empat ribu rupiah).

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asep Nana Mulyana mengatakan, prestasi dan pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan Kejaksaan untuk mempercepat dan mensukseskan pelaksanaan pembangunan Kereta Cepat Jakarta- Bandung maupun proyek-proyek nasional lainnya di Provinsi Jawa Barat. Pada bagian lain, Asep menegaskan, di bawah kepemimpinannya, Kejati Jabar berkomitmen akan terus melakukan pembrantasan korupsi. .(Deddy Karim)