IKLAN YARA

1000 Relawan di Riau Ikuti Kegiatan Peningkatan Kapasitas Covid-19

oleh -35.489 views
1000 Relawan di Riau Ikuti Kegiatan Peningkatan Kapasitas Covid-19
UPDATE CORONA

Pekanbaru I Realitas – Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Senin (13/09/21) Pagi menyelenggarakan rangkaian kegiatan Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas bagi 1000 orang Relawan yang tersebar diwilayah Provinsi Riau khususnya kota Pekanbaru.

Kegiatan yang Bertempat salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, dibuka secara langsung oleh Gubernur Provinsi Riau Drs. H. Syamsuar M.Si. yang dihadiri juga oleh Ketua Sub-bidang Pelatihan BKR Satgas Covid-19 Prasetyo Nurhardjanto, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Kesiapsiagaan BNPB Hadi Sutrisno, S.Sos., Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting, AP MSi, Kepala BPBD Provinsi Riau, Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Kepala BPBD Kabupaten Kampar, Perwakilan Kepala Kepolisian Daerah Riau, Perwakilan Korem 031/Wira Bima, Kapolresta Pekanbaru dan undangan lainnya.

“Kegiatan ini dimulai dari Pelatihan Supervisi Lokal pada tanggal 11 Juli 2021 dan Praktik Mengajar Fasilitator di tanggal 12 Juli 2021 lalu. Untuk lima hari kedepan dimulai pada hari ini hingga 17 September 2021, kita melaksanakan kegiatan Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan Covid-19,” ujar Ketua Sub-bidang Pelatihan BKR Satgas Covid-19 Prasetyo Nurhardjanto.

BACA JUGA :   Main Hujan-hujanan, Bocah Tiga Tahun Hanyut di Selokan

“Dalam jangka waktu lima hari tersebut, setiap harinya akan dilakukan sesi pelatihan yang dibagi ke dalam empat kelas dengan jumlah peserta 25 orang dalam tiap kelasnya.

Jadi total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan tiap harinya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, 1000 relawan peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan relawan dari berbagai daerah, instansi pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan mitra kebencanaan di sekitar Provinsi Riau.

Bagi Seluruh relawan akan mendapatkan lima materi pelatihan yang terdiri dari Pencegahan, Penyebaran dan Kebijakan 3M, Gerakan 3T (Tracing, Treatment, Testing), Relawan dan Kerelawanan, Teknik Berkomunikasi Efektif, dan Penggunaan Instrumen Monitoring Relawan Bersatu Lawan Covid (BLC).

Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo juga berpesan kepada para relawan agar mengikuti pelatihan dengan baik serta bisa mengaplikasikannya kepada seluruh anggota keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing.

Harapannya pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kedepan benar-benar membentuk 1000 orang yang akan menjadi agen perubahan perilaku yang membawa inspirasi dan harapan dalam
penanganan Covid-19 diwilayah Provinsi Riau khususnya di kota Pekanbaru.

BACA JUGA :   H. Juanda Naim, Beri Penghargaan Untuk 4 Anak Didik MAN 1 Lampung Timur

“Antisipasi dan penanggulangan bencana di Indonesia, termasuk Covid-19, perlu melibatkan seluruh pihak melalui penerapan sinergi pentahelix.

Maka dari itu, seluruh jajaran Pemerintah Daerah harus memahami konsep ini, yaitu sinergi pentahelix sebagai bentuk kolaborasi bersama yang terdiri dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media masa, dan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Kesiapsiagaan Hadi Sutrisno.

Selaras dengan hal yang disampaikan oleh Hadi Sutrisno, Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si menyampaikan terdapat beberapa data perkembangan positif terkait penanganan Covid-19 yang turun secara signifikan. Baik perkembangan dari tingkat BOR Rumah Sakit maupun ketersediaan oksigen, Provinsi Riau jauh lebih siap dibandingkan provinsi lainnya.

“Bahkan saat ini, Riau sudah memiliki rumah oksigen yang dapat mengantisipasi keadaan jika terjadi hal-hal emergency,” ungkap Gubernur Riau ini.

Selanjutnya Gubernur Riau menyampaikan bahwa keterlibatan dan sinergi semua pihak memiliki peranan yang signifikan dalam mengendalikan pandemi Covid-19 dan tentunya berharap juga kepada para relawan dapat membantu masyarakat dengan memberikan sosialisasi, edukasi dan melakukan pengembangan penanganan dan pencegahan berdasarkan konstektual lokal Riau.

BACA JUGA :   Ka Kanwil Kementerian Agama Resmikan 12 Kantin Sehat MAN 1 Lampung Timur

Jika hal tersebut bisa terealisasikan, maka dapat diyakini bahwa tingkat paparan Covid-19 di masyarakat akan menurun secara signifikan.

“Saya sangat mengharapkan setelah mengikuti kegiatan ini para relawan semakin yakin untuk menjadi garda terdepan dengan turun di setiap titik lapisan masyarakat dengan memberikan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan 3M.

Peran relawan dalam memberikan edukasi dan mendorong penggunaan masker dalam aktivitas sehari-hari akan menjadi salah satu tombak utama bagi perubahan besar dari segi penurunan angka Covid-19 di Tanah Air,” tutup Gubernur Riau Syamsuar.

Kegiatan pembukaan penggalangan dan peningkatan kapasitas bagi relawan Covid-19 diakhiri dengan pemberian rompi kepada seluruh unsur forkompimda dan dilanjutkan dengan berfoto bersama. *(mrz)