IKLAN YARA

Warga Berebut Ingin Adopsi Bayi Laki-Laki yang Ditelantarkan

oleh -43.489 views
UPDATE CORONA

Bandar Lampung I Realitas–  Warga Berebut Ingin Adopsi Bayi Laki-Laki yang Ditelantarkan.

Bayi tersebut diduga dibuang oleh orang tuanya dan saat  ditemukan masih terlilit tali pusar.

Bayi laki-laki yang ditemukan warga di Jalan Kebersihan, Gedung Air, Tanjungkarang Barat pada Senin (2/8/2021) kemarin.

Suri (55), warga sekitar lokasi bayi ditemukan mengatakan, kemungkinan bayi berjenis kelamin laki-laki itu baru beberapa jam dilahirkan.

“Di kepalanya juga masih ada bercak bercak seperti baru lahiran,” kata Suri.

Saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus jaket hitam, dan beruntung belum dikerubuni semut.

Kemungkinan, baru saja ditinggalkan oleh orang tuanya.

Menurut Suri, kemungkinan bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang dari luar lingkungan sekitar.

“Kalau dari sekitar sini setahu saya gak ada yang hamil,” kata Suri.

Bayi yang diperkirakan baru saja dilahirkan oleh orangtuanya ini, ditemukan salah satu warga sekitar pukul 05.00 WIB.

Sahid (60) warga sekitar mengatakan, pagi itu dia mendengar sayup sayup suara anak kucing di tepi jembatan persis depan rumahnya.

BACA JUGA :   Hadiri Peletakan Batu Pertama Islamic Center PERSIS, Kapolri Yakin Hasilkan SDM Berkualitas

Sahid yang penasaran langsung keluar rumah dan mendekat ke suara tersebut.

“Begitu saya lihat ternyata ada bayi,” kata Sahid.

Melihat ada bayi tersebut, Sahid kemudian memberitahu warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Sahid menjelaskan, saat ditemukan bayi tersebut dalam keadaan terbungkus jaket warna hitam.

“Kondisi bayinya sehat, sepertinya baru saja lahir.

Langsung kita bawa ke puskesmas biar dapat perawatan,” ujar Sahid.

Bayi sudah dipindahkan ke ruang perawatan puskesmas Gedung Air dalam keadaan sehat.

Salah seorang tenaga medis Puskesmas Gedung Air yang tak menyebutkan namanya menjelaskan bayi tersebut memiliki bobot 2,3 Kilogram.

“Alhamdulillah kondisi nya sehat, tanpa ada cacat apapun,” kata dia.

Tenaga medis Puskesmas tersebut, saat ini pihaknya tengah memberikan perawatan mengingat bayi tersebut lahir dengan bobot di bawah normal.

 “Normalnya bayi lahir minimal berat badannya 2,7 kilogram,” kata dia.

Polisi Buru Orangtua Pembuang Bayi

Aparat kepolisian tengah menyelidiki orang yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi laki laki, di Jalan Kebersihan, Gedung Air, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Senin (2/8/2021) kemarin.

BACA JUGA :   Geger Tengkorak Manusia Ditemukan di Kebun Karet Warga Langsa Baro

Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar menyatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan.

“Baru dua saksi yang sudah kami lakukan pemeriksaan,” kata David.

David mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan warga sekitar yang kemungkinan orang tua si bayi.

Menurut David, penelusuran akan dilakukan dari keterangan saksi tersebut. Namun David tak menampik jika orang tua bayi bukan warga sekitar lokasi penemuan.

“Karena kalau dilihat dari posisi TKP, bisa saja orang luar yang sengaja datang lalu meninggalkan bayinya,” kata David.

David menambahkan, pihaknya masih mengumpulkan petunjuk lain untuk mengidentifikasi keberadaan orang tua bayi tersebut.

“Tidak ada tindak kejahatan yang sempurna, pasti meninggalkan jejak dan itu akan kami telusuri,” kata David.

Warga Berebut Ingin Mengadopsi Bayi.

Bayi laki laki yang ditemukan warga terbungkus jaket hitam di tepi jembatan, Jalan Kebersihan, Gedung Air, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung menjadi rebutan warga.

BACA JUGA :   Jokowi Salurkan 20 Ton Jagung Kepada Peternak di Blitar

Salah satunya Andi, warga Jalan Agris, Gang Sayur, Sumberejo Sejahtera, Kemiling, Bandar Lampung.

Andi menuturkan, keinginan mengadopsi bayi tersebut karena dirinya sudah 6 tahun belum dikaruniai keturunan.

“Kalau kata orang tua dulu, (adopsi) dipercaya bisa memancing supaya dapat keturunan,” kata Andi.

Andi menyatakan siap membesarkan bayi tersebut layaknya anak kandung sendiri. 

Namun Andi menyadari, jika suatu saat orang tua kandung bayi datang, maka dia bersedia mengembalikan bayi tersebut.

“InsyaAllah siap menjaga amanah dari Tuhan. Kalau ada yang merasa sebagai orang tua kandung nya, boleh datang ke rumah temuin kami,” ujar Andi.

Dalam proses adopsi, lanjut Andi dirinya sudah mengajukan permohonan kepada pihak kepolisian, lurah dan camat setempat.

“Sementara ini saya bersedia merawat bayi ini. Seandainya bisa menjadi orang tua bayi ini selamanya saya juga siap,” kata Andi. (*/bunga)

Source: Trb