IKLAN YARA

Singgung Oknum yang Hapus Mural, Arief Muhammad Minta Baliho Parpol Dicopot

oleh -58.489 views
Singgung Oknum yang Hapus Mural, Arief Muhammad Minta Baliho Parpol Dicopot
Arief Muhammad
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Selebgram dan pengusaha Arief Muhammad ikut turun tangan mengomentari isu penghapusan mural yang belakangan dilakukan oleh aparat. Fenomena mural yang dihapus dan represi terhadap seniman marak terjadi belakangan ini.

Lewat postingan akun Instagram, Arief Muhammad mengemukakan pendapatnya.

“Dengan logika petugas sekarang yang menghapus mural dengan alasan ketertiban lingkungan, tidak ijin ke yang punya tembok, dan merusak pemandangan,” tulis Arief Muhammad pada Minggu (29/8/2021) kemarin.

BACA JUGA :   So Sweet! Demi Ria Ricis, Teuku Ryan Rela Berhenti Kerja di Aceh

Menurut suami Tiara Pangestika, ketika masa Pemilu tiba, warga yang punya lahan tanah, tembok, pagar, halaman rumah, maupun kompleks, harus melakukan hal yang sama.

“Poster caleg atau capres sembarangan tanpa ijin, tolong diturunkan atau dicoret ramai-ramai biar adil ya,” sambungnya.

Unggahan itu pun sudah disukai lebih dari 425 ribu likes dan lebih dari 13 ribu komentar.

BACA JUGA :   Sempat Polisikan David NOAH, Lina Yunita Meninggal karena Kanker

“Ruang publik hanya untuk publik,” tulis seorang netizen.

“Siap laksanakan,” tulis @linasetyoning****.

“Pagar toko bapakku selalu muncul ginian,” kata Filo Sebastian disertai emoticon tersenyum.

“Agree,” timpal Young Lex.

Sejak akhir Juli lalu, penghapusan mural dan represi terhadap seniman kerap terjadi di masyarakat. Bermula dari mural Tuhan Aku Lapar di Kotamas, kawasan Tigaraksa, Tangerang yang dihapus aparat sampai pemburunya dicari polisi, kini mural-mural lainnya juga dihapus.

BACA JUGA :   Arief Muhammad Jual Udara Las Vegas, Ditawari Hingga Rp 150 Juta

Ada mural ‘Dipaksa Sehat di Negeri yang Sakit, ‘Wabah Sebenarnya Adalah Kelaparan’ sampai mural ‘Dibungkam’ di kolong jembatan Kewek, Yogyakarta.

Peristiwa itu memunculkan gerakan masif para seniman di sejumlah kota besar Indonesia. Gejayan Memanggil pun membuat lomba #Dibungkam sampai akhir Agustus 2021. (*)

Source:dtc