IKLAN YARA

Perasan Pegawai Honorer di Kepahiang, 6 Pelaku Terjaring OTT

oleh -66.489 views
Polisi Tangkap 3 Orang Diduga Terlibat Jual Beli Judi Online chip
Foto : Ilustrasi
UPDATE CORONA

Kepahiang I Realitas – Jajaran Satuan Reskrim Polres Kepahiang mengamankan lima orang di Kepahiang, Bengkuli. Mereka tertangkap tangan melakukan tindak pidana pemerasan dan penipuan terhadap tenaga honorer.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman mengatakan, lima orang yang tertangkap dalam OTT itu berinisial NI (36), OA (32), SH (41), AA (36) serta MA (43 ).

“Tersangka kami tangkap pada hari Sabtu 7 Juli 2021 berdasarkan LP/A/VIII/2021/SPKT/POLRESKEPAHIANG/POLDA BENGKULU, tanggal 7 Agustus 2021,” kata Suparman kepada wartawan, Rabu (11/8).

Ia menjelaskan, OTT yang dilakukan berawal saat petugas mendapatkan informasi mengenai adanya dua orang yang sedang mengumpulkan tenaga honorer di rumah warga Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang pada Sabtu (7/8) sekitar pukul 10.00 Wib. Dua orang itu yakni NI dan OA.

BACA JUGA :   Akabri 1996 di Banten, Salurkan Bansos Langsung Kerumah Warga

“Dengan iming-iming di angkat menjadi ASN, dengan membayar uang pendaftaran Rp500 ribu dan uang untuk masuk ke data base FPPI (Federasi Pelayanan Publik Indonesia) berjumlah Rp1,5 juta,” jelasnya.

“Korbannya ada 10 orang dan diiming-imingi akan diangkat menjadi PNS,” tambahnya.

Dari penangkapan lima orang itu, petugas telah menyita sejumlah barang bukti, berupa 2 unit laptop, 1 flasdisk, 8 unit handphone android, 1 charger, uang tunai Rp7.450 juta, ijazah paket C atas nama Nirwana berikut SK honorer.

Lalu, ijazah Universitas Terbuka atas nama Ida Fitrianti berikut SK honorer, ijazah STAIN Bengkulu atas nama Herman Yadi berikut SK honorer, Ijazah SMK atas nama Firdaus berikut SK honorer, Ijazah Paket C atas nama Mutiara berikut SK honorer, 2 tas sandang, 3 ransel, 1 buku catatan, serta 1 unit motor Honda Beat dengan nomor polisi BD 3083 KT.

“Kelima tersangka sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami duga masih ada tersangka lainnya yang terlibat,” sebutnya.

BACA JUGA :   Mantan Teller Bank BRI Bobol Rekening Nasabah Hingga Miliyaran Rupiah

Atas pemeriksaan tersebut, polisi kembali menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka atas kasus tersebut. Satu orang itu diketahui berinisial SP (48).

“Keenam orang tersangka itu kan pengamanannya bertahap, hasil pengembangan dan pemeriksaan. Diamankan itu dalam rangka pengembangan dan yang jadi tersangka 6 orang,” ujarnya.

“Para tersangka dikenakan Pasal 368 KUHP Jo Pasal 55 atau Pasal 378 Jo Pasal 55,” tutupnya. (*)

Sumber : mrdk