IKLAN YARA

Dalam OTT di Probolinggo Dibawa ke Gedung KPK Siang Ini

oleh -106.489 views
Dalam OTT di Probolinggo Dibawa ke Gedung KPK Siang Ini
Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari. (Foto: probolinggokab.go.id)
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap sejumlah pihak dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Probolinggo, Jawa Timur.

Para pihak yang diamankan akan dibawa ke Gedung KPK, Jakarta pada siang hari ini untuk diperiksa secara intensif.

“Siang nanti (dibawa ke KPK),” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (30/8/2021).

Namun, Ali masih enggan membeberkan secara terperinci kronologi dan pihak-pihak yang dibekuk dalam OTT di Probolinggo tersebut.

BACA JUGA :   Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK, Berikut Daftar Harta Kekayaan Andi Merya Nur

Ali juga belum dapat menyampaikan barang bukti yang disita tim Satgas.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron juga membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Probolinggo, Jawa Timur.

Terdapat sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT ini lantaran diduga terlibat dalam praktik suap.

“Sementara dapat saya sampaikan bahwa benar KPK telah melakukan giat penangkapan,” kata Ghufron saat dikonfirmasi.

BACA JUGA :   Biddokkes Jateng Bersama Unimus Semarang Gelar Vaksinasi Merdeka

Namun, Ghufron belum dapat menyampaikan secara rinci pihak-pihak yang dibekuk dalam OTT tersebut.

Ghufron juga belum dapat menyampaikan dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan pihak-pihak tersebut hingga dibekuk tim Satgas, serta barang bukti yang diamankan.

“Selanjutnya nanti akan kami rilis,” katanya.

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

KPK berjanji akan mengumumkan kronologi serta konstruksi perkara terkait OTT di Probolinggo tersebut setelah pemeriksaan dan gelar perkara.

BACA JUGA :   Polri Bersinergi dengan BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

Berdasarkan informasi, pihak yang ditangkap merupakan Bupati Probolinggo berinisial PTS dan suaminya berinisial HA yang kini menjadi anggota DPR.

Selain itu tim Satgas KPK juga mengamankan dua orang ajudan, lima camat, dan satu Pj Kades.

Sumber yang sama menyebut para pihak itu dibekuk lantaran diduga terlibat dalam praktik suap terkait jual beli jabatan.

Sumber bst