IKLAN YARA

Curhatan Viani PSI Tentang Aturan Ganjil-Genap

oleh -45.489 views
Curhatan Viani PSI Tentang Aturan Ganjil-Genap
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas – Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Viani Limardi sempat membuat geger warganet akibat insiden adu mulut dengan polisi saat kena ganjil-genap di kawasan Jakarta Selatan. Dia mengaku yang membuat sejumlah aturan di Jakarta.

Insiden adu mulut itu terjadi pagi tadi pukul 08.00 WIB, Kamis (12/8/2021). Mobil Viani melaju dari arah Ragunan hendak ke arah Jalan Gatot Subroto.

Namun, lantaran pelat nomor kendaraan yang ditumpanginya ganjil, polisi memintanya putar balik. Viani tak lantas mengikuti arahan petugas di lapangan. Dia sempat adu mulut dengan petugas.

BACA JUGA :   Kapolri Instruksikan ke Seluruh Polda Humanis Sikapi Aspirasi Masyarakat

“Oke, saya sekarang tanya Bapak, saya kalau mau ke Penjaringan sekarang lewat mana?” tanya Viani.

“Masuk tol, kalau lewat sini tidak boleh, kecuali kalau besok,” sahut polisi.

“Sekarang lewat mana?” tanya Viani lagi dengan nada meninggi.

“Lewat Rasuna Said lurus,” ucap polisi.

“Di situ tidak dijaga lagi?” kata Viani yang kembali bertanya.

“Yang tidak boleh Sudirman-Thmrin, Gatot Subroto,” papar polisi.

BACA JUGA :   Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Abu Rusydan, Pentolan Tim Lajnah

Viani pun akan memprotes kebijakan selama PPKM yang terus berganti. Menurutnya, dirinya turut andil dalam peraturan ini.

“Oke, nanti saya akan protes ini, saya yang bikin aturannya,” tutur Viani.

Pasca-insiden itu, Viani mencurahkan lagi terkait insiden kena ganjil-genap melalui medsos IG story. Dia bingung lantaran dia yang membuat kebijakan tapi harus memprotes sendiri.

“Haduh… emang udah gila otak gue ya kan, gue yang bikin aturan, gue juga yang nggak tahu, gue juga yang bingung, terus gue juga yang protes sendiri, masuk akal nggak tuh?” kata Viani dalam video singkatnya itu.

BACA JUGA :   Polisi Ringkus Sopir Bus Pengedar Sabu di Tempat Wisata Garut

Dilihat pukul 14.33 WIB, video itu masih ada di deretan IG story akun Viani. Namun per pukul 14.50 WIB, video itu sudah dihapus.

Berbagai respon dari warganet turut hadir dan menyindir Viani karena dianggap telah membuat peraturan yang menyulitkan masyarakat ditengah pandemi berlangsung. (*)

Source:Dtc