Dinas Syariat Islam Aceh Singkil Beri Pelatihan Komputer Kepada 30 Dayah

oleh -206.759 views
Dinas

Aceh Singkil | Realitas – Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil beri Pelatihan komputer dam magemen Dayah Kepada 30 ponpes Di Aceh Singkil.

Dengan melalui pelatihan Komputer dan menagemen diharapakan dadayah dapat meningkatkan kualitas dan pengelolaan administrasi Dayah berbasis teknologi akurat dan profesional.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia kegiatan Putri Zuliana saat pembukaan pelatihan melaporkan, sebanyak 30 pengurus dari 30 dayah di Kabupaten Aceh Singkil mengikuti pelatihan manajeman dayah dan komputer, sebagai upaya tertib pengelolaan administrasi dayah, dengan berbasis tekhnologi yang akurat, profesional dan terstruktur.

“Dari 30 dayah tersebut, 21 diantaranya sudah memiliki izin operasional dari Kementerian Agama dan 9 lainnya sedang dalam proses pengurusan,” ucapnya.

Sesuai tema kegiatan, pelatihan komputer dan manajemen dayah mari tingkatkan kualitas dan pengelolaan administrasi dayah berbasis tekhnologi untuk mengikuti perkembangan zaman.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai, Senin 12 sampai dengan 13 Juli 2021, bertempat di Hotel Island Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil, sebut Putri Kabid Dayah Dinas Syariat Islam Aceh Singkil.

Kegiatan dibuka Sekda Aceh Singkil Drs Azmi, dan dihadiri narasumber dari Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh Irwan SH MSi (Kabid Pembinaan dan Pendidikan Dayah Dinas Syariat Islam Aceh), serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil.

Dalam kesempatan itu Sekda Azmi menyampaikan apresiasi terhadap upaya Dinas Syariat Islam untuk meningkatkan manajemen dayah di Aceh Singkil.

Pelatihan komputer dan manajemen Dayah ini merupakan salah satu bentuk modernisasi dayah untuk langkah inovasi dalam meletakkan pondasi perkembangan pendidikan Islam.

Terutama untuk menjamin keberlangsungan pendidikan sesuai tuntutan dan perkembangan zaman, dengan menghilangkan prinsip dasar tujuan pendidikan Islam.

“Kedepan, pelatihan ini dapat diterapkan dalam mengelola dayah masing masing,” kata Azmi yang meminta akan penyelenggaraan tetap menerapkan (Prokes) protokol kesehatan. (Rostani)