Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Blang Awe : Ketua YLBHIM Aceh Minta Kajari Periksa Kepala Desa

oleh -398.489 views
terkait
Ketua YLBHIM Aceh Muhammad Nazar,SH

IDUL FITRI

Madat I Realitas – Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Iskandar Muda Aceh (YLBH-Iskandar Muda Aceh) Muhammad Nazar,SH minta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Timur Periksa Kepala Desa Gampong Blang Awe Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan dana BUMG, demikian disampaikan kepada sejumlah Wartawan Minggu (29/5/2021) di Idi Aceh Timur.

Menurut Nazar setelah pihak inspektorat membuat surat perjanjian dengan pihak Keuchik mengenai pengembalian dana BUMG yang telah berakhir pada tanggal 5 Mei tahun 2021, sampai saat ini tidak ada keputusan apapun yang jelas mengenai kasus ini, ujar Nazar.

Sejumlah keterangan yang kita dapatkan dari masyarakat juga Pada Tuha Peut, Keuchik sama sekali tidak menghiraukan untuk mengembalikan dana BUMG yang telah ia gunakan secara pribadi dugaan sementara sebesar RP.142.110.000.

Sementara Bendahara BUMG hanya mengembalikan setengah dari yang telah ia gunakan secara pribadi, dan juga sampai saat ini masih ada kegiatan tahun anggaran 2020 yang belum terlaksana ujar Muhammad Nazar.

BACA JUGA :   Pasca Dihajar Massa, Oknum Polisi di Belawan Masih Belum Sadar

Kepala Desa Gampong Blang Awe Kecamatan Madat harus mengerti UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Kita minta kasus ini segera diperiksa pihak kejaksaan Negeri IDI, ujar nya lagi.

Kepala Desa Gampong Blang Awe Kecamatan Madat, Ramli Syamaun Saat di Konfirmasi oleh pihak Media Realitas melalui telephone selular tidak tersambung nomornya tidak aktif berbunyi sedang berada di luar jangkouan.

Seperti diberitakan media ini Jum’at (28/5/2021)

Masyarakat Desa Blang Awe Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur, meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas terkait dugaan penyelewengan dana desa (BUMG) yang kurang transparan di desa Blang Awe, Kecamatan Madat Aceh.

Kita seluruh masyarakat meminta penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini karena sudah kita laporkan ke kantor Inspektorat Aceh Timur pada Senin (8/2/2021) tiga bulan yang lalu, ujar sejumlah tokoh masyarakat Blang Awe kepada Wartawan, Jum’at (28/5/2021)

“Msyarakat Gampong Blang Awe merasa sangat kecewa terhadap kinerja Keuchik, aparatur Gampong dan pengurus BUMG.

Dikarenakan setelah semuanya terbukti dengan jelas penyelewengan dana BUMG dan ditambah lagi dengan temuan adanya kegiatan yang fiktif, dan laporan mengenai penyelewengan dana BUMG Dana Desa.

BACA JUGA :   Aceh Singkil Sudah Berada Resiko Merah Covid-19

Kita telah melaporkan kepada pihak inspektorat di bulan Januari yang lalu.

Namun hingga saat ini Keuchik sama sekali tidak menghiraukan untuk mengembalikan dana BUMG yang telah ia gunakan secara pribadi sebesar RP.142.110.000 ujar masyarakat Desa Blang.

Sementara Bendahara BUMG hanya mengembalikan setengah dari yang telah ia gunakan secara pribadi, dan juga sampai saat ini masih ada kegiatan tahun anggaran 2020 yang belum terlaksana.

Masyarakat juga meminta pihak inspektorat selaku lembaga pengawasan dapat menyelesaikan kasus ini secepat mungkin karena jelas telah terbukti Keuchik Gampong Blang Awe Ramli Syamaun yang telah melakukan korupsi dana BUMG.

Kami juga meminta kepada inspektorat agar segera mengaudit Gampong Blang Awe, dan menuntaskan secepat mungkin kasus ini.

Sementara media ini mencoba menghubungi aparat desa Gampong Blang Awe, Agusri mengatakan benar kasus ini sudah kita laporkan ke inspektorat Aceh Timur pada Senin (8/2/2021) yang lalu.

BACA JUGA :   Dirlantas Polda Aceh Sumbang 57 Kantong Darah ke PMI

Tapih belum ada konfirmasi yang jelas dari inspektorat mengenai penyalahgunaan dana BUMG dan dana desa yang telah kita laporkan, ujar Agusri tuha peut Gampong Blang Awe.

Menurut Agusri pihak inspektorat membuat surat perjanjian dengan pihak Keuchik mengenai pengembalian dana BUMG yang telah berakhir pada tanggal 5 Mei tahun 2021, namun sampai saat ini tidak ada keputusan apapun yang jelas mengenai kasus ini.

Dan yang kita tau sampai saat ini belum ada pengembalian kerugian dana BUMG.

Kita selaku Tuha Peut Gampong yang mempunyai tugas menampung aspirasi masyarakat meminta inspektorat ataupun pihak yang berwenang lainya untuk segera menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku dan memberi suatu kepastian mengenai pengembalian dana BUMG ke rekening kas BUMG, agar nantinya dapat digunakan sesuai dengan ketentuan dan menjadi modal pembangunan ekonomi masyarakat. tutup Agusri selaku Tuha Peut Gampong Blang Awe. (*)

UPDATE CORONA