Operasi Ketupat Semeru 2021, Kasatlantas Trenggalek: Nekat Mudik, Putar Balik

oleh -127.489 views

IDUL FITRI

Trenggalek I Realitas – Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari. Kepolisian dalam hal ini Polres Trenggalek terus melakukan berbagai upaya baik preemtif, preventif hingga represif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di minggu terakhir bulan Ramadan ini.

Demikian pula dengan kebijakan larangan mudik lebaran. Melalui tiga pos pengamanan dan dua pos penyakatan, Polres Trenggalek terus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk atau melintas di Kabupaten Trenggalek.

REALITAS TV

Jika bertujuan mudik, bisa dipastikan petugas yang merupakan personel gabungan dari Polri, TNI. Satpol PP, Dishub dan Dinkes ini akan meminta putar balik kembali ke daerah asal.

BACA JUGA :   Rezky Aditya Dituding Punya Anak dari Perempuan Inisial W Sebelum Menikah dengan Citra Kirana

Hal ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang diakibatkan oleh mobilitas warga yang tinggi saat mudik lebaran.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan penyekatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2021. Penjagaan maupun penyekatan dilaksanakan selama 1 X 24 jam sampai dengan berakhirnya operasi.

“Dalam satu hari kemarin ada kurang lebih 197 kendaraan yang kita periksa. Satu diantaranya kita minta putar balik. Kemudian kita juga lakukan rapid anti gen kepada 12 orang.

Semuanya non reaktif.” Ungkap AKP Imam kepada tim redaksi. Minggu, (9/5/2021).

Lebih lanjut AKP Imam menuturkan, dalam penyekatan tersebut, petugas tidak hanya memeriksa kendaraan yang melintas tetapi juga melakukan edukasi dan sosialisasi terkait dengan penerapan protokol kesehatan.

Bahkan petugas juga membagikan masker kepada sejumlah pengendara.

“Kita harapkan dengan penyekatan ini, setidaknya mampu menekan penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Trenggalek. Masih nekat mudik? putar balik” Pungkas AKP Imam.

Seperti diketahui bersama, pemerintah secara resmi telah mengambil kebijakan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang berawal dari mobilitas tinggi dampak mudik lebaran. Sesuai dengan zonasi, Kabupaten Trenggalek masuk dalam rayon IV yang terdiri dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Jombang, Tulungagung, serta Blitar kota dan kabupaten Blitar.

BACA JUGA :   Bank Dunia, Uni Afrika Bekerja Sama Perluas Akses Ke Vaksin COVID-19

Untuk mendukung kegiatan selama operasi, Polres Trenggalek mendirikan sedikitnya lima pos pengamanan yakni Pos pengamanan di Durenan, Watulimo dan Agropark.

Sedangkan dua sisanya merupakan Pos penyekatan di perbatasan Ponorogo dan Pacitan. (*)

UPDATE CORONA