IKLAN YARA

BMKG : Gerhana Bulan Total, Ingatkan Potensi Banjir Rob 26-31 Mei

oleh -321.489 views
BMKG
Ilustrasi : BMKG
UPDATE CORONA

Jakarta I Realitas РBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan fenomena gerhana bulan total atau super blood moon berpengaruh terhadap kondisi pasang air laut maksimum.

Pasang air laut maksimum berpotensi menyebabkan banjir rob di sebagian wilayah pesisir di Indonesia.

“Potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” demikian peringatan BMKG dalam keterangan tertulis di situsnya, Rabu (26/5/2021).

BACA JUGA :   Mahasiswa Fakultas Syariah Gelar Demo di Depan Biro IAIN Langsa

Berikut wilayah pesisir RI yang berpotensi dilanda banjir rob:

Sumatera Utara

Banten

Jakarta

Jawa Tengah

Kalimantan Barat

Sulawesi Utara

Maluku

Papua

Banjir rob berpotensi terjadi pada 26-31 Mei. BMKG mencatat telah terjadi peningkatan tinggi gelombang hingga mencapai 3 meter di sejumlah perairan di Indonesia, di antaranya Laut Jawa, Laut Banda, Laut Flores, Laut Arafuru, perairan barat Sumatera dan perairan selatan Jawa hingga NTT.

BACA JUGA :   Grand Opening ASL Law Office Advocate Sekaligus Menyantuni Anak Yatim Piatu

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” imbau BMKG.

Seperti diketahui, fenomena gerhana bulan total akan terjadi hari ini. BMKG mengimbau warga di pesisir di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mewaspadai air pasang.

BACA JUGA :   KPK Periksa Direktur PT Extensa Winaya Fakta Terkait Korupsi e-KTP

“Kami menghimbau bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di daerah pesisir waspada terhadap kenaikan pasang air laut tersebut,” kata Kepala BMKG Yogyakarta Ikhsan Pramudya saat dihubungi wartawan, Senin (24/5/2021). (*)

Sumber: Dtc