Selama Pandemi Desa Ganti Warno Pekalongan Tidak Ada Rumah Isolasi

oleh -67.489 views
Selama

IDUL FITRI

Lampung Timur I Realitas – Selama dua Tahun Masa Pandemi “Covid-19” Desa Ganti Warno Kec. Pekalongan Tidak ada Rumah “Isolasi.

Seperti yang dikatakan SR, salah seorang warga Desa Ganti Warno kepada awak media FBN Fokus Berita Nasional, bahwa selama masa fandemi Covid 19, Di Desa kami Ganti Warno tidak ada Rumah untuk Isolasi, jadi kalau pun ada warga kami yang mau Isolasi terpaksa.

REALITAS TV

Harus Isolasi mandiri hal ini yang terjadi masih menurut SR. ada tetangganya.

Yang mau isolasi karna tidak ada tempat untuk Isolasi di Desanya terpaksa melakukan isolasi mandiri dirumah kerabatnya yang kosong, Rabu (28/04/2021).

Untuk menindak lanjuti kebenaran dari keterangan SR, tersebut maka kami Awak Media FBN, Mendatangi kantor desa Ganti Warno untuk konfirmasi lebih lanjut Dan kami berhasil menemui sekdes Desa Ganti Warno Bapak Trisna, Menurut keterangan bapak Trisna kepada kami awak media FBN.

Memang selama ini masih belum ada Rumah Isolasi di Desa Ganti Warno, untuk sementara rumah Isolasi di Desa Ganti Warno Kami terpaksa masih bergabung dengan puskesdes di Desa ketika kami tanyakan kepada pak Trisna apakah selama ini aparat Desa tidak ada inisiatif untuk memindahkan rumah Isolasi Desa ke tempat lain seperti menyewa Rumah kosong, Atau ditempat tempat umum lainnya seperti di sekolah sekolah atau di balai desa.

BACA JUGA :   Satgas Yonif 642/Kps Ikuti Halal bi Halal Secara Virtual Satuan Jajaran Kodam XII/Tpr

Mengingat puskesdes adalah sarana kegiatan kesehatan seperti UPKBM, pelayanan Pos Yandu dan lain sebagainya jadi sangat rentan resiko penularan covid- 19, Dengan masyarakat yang datang untuk pelayanan tersebut dengan orang-orang yang di isolasi nantinya dalam hal ini pak Trisna mengatakan silahkan langsung tanyakan kepada kepala desa karna beliau yang berhak menjawab tutup pak Trisna.

Selanjutnya kami awak media FBN mendatangi kepala Desa Ganti Warno Bapak “Sarno”.

Dikediamannya menanggapi hal ini kades Sarno mengatakan bahwa untuk rumah isolasi yang berada di puskesdes, Semuanya sudah kami musyawarahkan dengan suluruh aparat desa Ganti Warno, Mulai dari kadus kadus, BPD, tokoh-tokoh masyarakat dan Sampai dengan RT, Semuanya sudah setuju untuk rumah isolasi di Desa Ganti Warno ada di Puskesdes.

BACA JUGA :   Pemerintah PNG Selidiki Postingan Warganya Membela Kelompok Teroris OPM

Masih menurut kades Sarno karna untuk menyewa rumah Isolasi Desa tidak ada warga desa Ganti Warno yang mau menyewakan Rumahnya untuk di jadikan rumah Isolasi, dan juga tidak ada dana yang dianggarkan untuk menyewa rumah Kalau untuk keperluan yang lainnya ada dana anggarannya dan itu ada di berkas tutup kades Sarno.

Kepada kami Sungguh sangat disesalkan pernyataan kades sarno tersebut, Mengingat dana anggaran untuk Covid-19 di desa Ganti Warno untuk tahun 2020 Mencapai hsmpir Rp 150.000.000,.- an yang di kucurkan dari Dana Desa tahun 2020, Jadi dengan dana yang begitu besar bisa saja ada alternatif lain untuk memindahkan rumah isolasi desa Ganti warno, Ketempat umum lainnya seperti di sekolah atau di balai desa Dan tidak bergabung dengan Puskesdes, Tetapi semua itu memerlukan biaya lagi unuk membuat sekat-sekat kamar dan membeli tempat tidur untuk orang yang diisolasi, mungkin ini yang ditakutkan oleh kades Sarno mengenai permasalahan biaya.

BACA JUGA :   Terapkan Prokes Bupati Batu Bara & Seluruh Jajaran OPD Sholat Idul Fitri

Menyikapi permasalahan ini ketua LSM Pijar keadilan Lampung Timur Muklis,SH angkat bicara ketika kami awak media FBN, Meminta komentar beliau Mengatakan akan menindak lanjuti permasalahan ini karna sesuai dengan surat edaran Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar No 8 tahun 2020, Berbunyi tentang desa tanggap corona dan penegasan padat karya tunai desa (PKTD), Dalam penjelasannya pertokolernya tanggal 1 april 2020, Mendes PDTT menjelaskan bahwa kepala desa bisa menggunakan dana desa untuk rumah isolasi dan lain sebagainya.

Dengan surat ederan tersebut berarti tidak ada alasan kedes sarno untuk mengatakan tidak ada biaya untuk sewa rumah dan lain sebagainya, Untuk itu kami dari LSM Pijar keadilan akan mempelajari dulu permasalahan ini kalaupun nanti ada pelanggaran, baik mengenai prokes atau pun dana desa (DD), akan kita tindak lanjuti dan meneruskan ke Dinas Inspiktorat lamtim Maupun ke kejaksaan negeri lamtim tutup ketua LSM pijar keadilan kepada Wartawan. (Wanda/rls)

UPDATE CORONA