KPK Sebutkan Aziz Syamsuddin Kenalkan Walkot Tanjungbalai Ke Penyidik KPK

oleh -114.489 views
Foto: Ketua KPK Firli Bahuri.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap peran wakil ketua DPR, Azis Syamsuddin (AZ) di pusaran kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) dan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP).

Azis adalah orang yang memperkenalkan M Syahrial dan Stepanus.

REALITAS TV

Peran Aziz itu terungkap dalam konstruksi perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara perkara Wali Kota Tangjungbalai. Pada Oktober 2020, Azis mempertemukan kedua tersangka.

“Pada Oktober 2020 SRP melakukan pertemuan dengan MS di rumah dinas AZ, Wakil Ketua DPR di Jakarta Selatan,” kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).

Azis kala itu memperkenalkan Stepanus dengan M Syahrial. Azis juga meminta agar Stapanus membantu M Syahrial.

“Dalam pertemuan tersebut AZ memperkenalkan SRP dengan MS terkait penyelidikan dugaan korupsi di pemerintahan Kota Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK agar tidak naik ke tahap penyidikan dan meminta agar SRP dapat membantu supaya permasalahan penyelidikan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPK,” tutur Firli.

BACA JUGA :   Sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah, Pj. Bupati Muara Enim, Imbau Untuk Sholat Dirumah Saja

Menindaklanjuti pertemuan itu, kedua tersangka kemudian membuat kesepakatan.

Guna menghentikan penyelidikan dugaan kasus korupsi di Tanjungbalai, M Syahrial menyiapkan uang Rp 1,5 miliar untuk Stepanus.

“Menindaklanjuti pertemuan di rumah AZ, kemudian SRP diperkenalkan kepada MS untuk bisa membantu permasalahannya.

SRP bersama MH sepakat untuk membuat komitmen dengan MS terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di Pemkot Tanjungbalai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang sebesar Rp 1,5 miliar,” kata Firli.

Selain M Syahrial dan Stepanus Robin Pattuju, KPK juga menetapkan seorang pengacara bernama Maskur Husain (MH) juga ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA :   Pemerintah PNG Selidiki Postingan Warganya Membela Kelompok Teroris OPM

“KPK meningkatkan perkara ini dan menetapkan tiga orang tersangka, pertama saudara SRP, tersangka kedua MH, ketiga MS,” ujar Firli.

KPK Usut Pertemuan di Rumah Azis

Firli mengatakan KPK akan mengusut keterlibatan Azis Syamsuddin. KPK akan menyelidiki pertemuan yang terjadi pada bulan Oktober 2020 itu.

“Sebagaimana kita tadi sampaikan, kita akan dalami bagaimana keterkaitan antara saudara AZ, SRP dan MS yang telah melakukan pertemuan,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021).

“Tadi tentu sudah dikatakan pertemuan antara AZ, SRP dan MS di kediaman AZ ini juga akan menjadi PR kita yang harus kita tuntaskan dan kawal KPK,” ujarnya.

Firli mengatakan tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada pelaku lainnya dalam kasus ini. Namun, KPK perlu mendalami terkait seluruh peristiwa pada kasus ini.

BACA JUGA :   Asisten II Pemkab Batu Bara Wakili Bupati Tinjau 3 Pasar

“Tidak menutup kemungkinan pelakunya bukan tunggal, ini pun akan kita dalami terkait dengan seluruh peristiwa.

Kalau kita ingin tahu apa perbuatan, tentu kita harus lihat kapan kejadian, di mana kejadian, siapa yang masuk dalam peristiwa itu,” kata Firli.

KPK kata Filri, akan mengungkap kasus ini secara utuh. Firli mengatakan bahwa KPK butuh waktu untuk mendalami kasus ini.

“Kami janjikan berikan waktu kami bekerja untuk mengungkap seutuhnya. Apa konstruksi?.

Apakah ada melibatkan orang lain lagi? Dan kami pasti akan sampaikan kepada rekan-rekan sebagai pertanggung jawaban tugas daripada KPK. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA