KAPRa Apresiasi Polres Galus Ungkap Dugaan Korupsi Program Karantina Hafiz

oleh -86.489 views
KAPRa

IDUL FITRI

Blangkejeren I Realitas – Kelompok Advokasi Pembela Rakyat (KAPRa) apresiasi kinerja Polres Gayo Lues dalam mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi makan minum program karantina hafiz pada Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, Rabu (28/4/2021).

Ketua Umum KAPRa mengatakan kinerja yang positif seperti yang dilakukan oleh Polres Galus merupakan contoh baik dalam penegakan hukum dan penanganan tindak pidana korupsi apalagi yang di korupsi adalah dana karantina hafiz. Malu kita sebagai daerah syariat islam tapi perbuatan pejabat kita sepeti itu tidak mencerminkan syariat ungkap M. Arief Hamdani, SH.,C.L.A

REALITAS TV

Sementara ketua Divisi Hukum KAPRa, Rizal Saputra, SH menjelaskan kasus dugaan korupsi program karantina penghafal Al-Quran itu, dugaan sementara nilai kerugian negara mencapai Rp 3,7 milyar lebih dari anggaran Rp 12,5 miliar yang bersumber dari APBK 2019 lalu, hal itu berdasarkan hasil audit BPKB Perwakilan Aceh.

KAPRa mengapresiasi tim penyidik dari Satuan Reskrim yang telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan juga telah melakukan gelar perkara dan telah ditetapkan 3 orang tersangka yang memiliki peran dan tugas atau pekerjaan masing-masing, tambahnya.

Menurut keterangan Kapolres Galus AKPB Carlie Syahputra Bustamam kepada media ketiga tersangka tersebut yakni berinisial HS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kemudian RH alias Apuk sebagai PPTK dan LH sebagai rekanan atau kontraktor dalam kegiatan program karantina penghafal Al-Quran tersebut.

Lebih lanjut Ketum KAPRa menjelaskan bahwa korupsi adalah kejahatan yang luar biasa yang bukan hanya merugikan keuangan negara akan tetapi berdampak buruk terhadap kualitas program karantina hafiz apalagi dugaan penyimpangan dari biaya makan minum dan snack.

KAPRa berharap Polres Gayo Lues benar benar mengungkap kasus ini sampai sedetailnya dan senantiasa menjaga integritas dan terus berupaya dalam rangka pemberantasan korupsi di Gayo Lues. (Rizal)

UPDATE CORONA