Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi

oleh -96.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Polri sebelumnya mengeluarkan Surat Telegram (ST) yang isinya melarang media untuk menayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian.

Setelah mendapat masukan dari publik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mencabut aturan tersebut.

REALITAS TV

Pencabutan ini termuat dalam Surat Telegram Nomor: ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021. Surat tersebut dikeluarkan pada hari ini, Selasa, 6 April 2021, dan ditandatangani Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

BACA JUGA :   Memanfatkan Momentum Bulan Suci Ramadhan, Dandim Solo Laksanakan Safari Sholat Subuh

“SEHUB DGN REF DI ATAS KMA DISAMPAIKAN KPD KA BAHWA ST KAPOLRI SEBAGAIMANA RED NOMOR EMPAT DI ATAS DINYATAKAN DICABUT/DIBATALKAN TTK,” demikian bunyi surat telegram tersebut.

BACA JUGA :   Konflik Lahan di Pelalawan Akan Dibawa ke Komisi II DPR RI

Dalam kesempatan ini, Divisi Humas Polri juga menyampaikan permintaan maaf jika terjadi miskomunikasi dan membuat ketidaknyamanan bagi kalangan media massa. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA