Kakorlantas Polri: Tempat Wisata Diawasi Selama Peniadaan Mudik

oleh -62.489 views
Irjen Pol. Drs. Istiono, M.H.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Istiono, M.H., menegaskan, bakal mengawasi ketat tempat-tempat wisata selama pemberlakuan peniadaan mudik sebagaimana surat edaran (SE) dari Satgas Covid-19.

Pengawasan dilakukan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meski berwisata. “Termasuk mobilitas ke tempat wisata ini di Jawa timur hanya wisata di area-area saja, tidak boleh keluar dari areanya.

REALITAS TV

Di tempat-tempat kabupaten juga menerapkan karantina selama lima hari bila ditemukan orang-orang yang terjangkit Covid-19. Kami awasi ketat tempat wisata ini,” terang Kakorlantas Polri, Kamis (29/4/2021).

BACA JUGA :   Pemerintah PNG Selidiki Postingan Warganya Membela Kelompok Teroris OPM

Kakorlantas Polri juga menambahkan, mendukung kebijakan pemerintah agar ekonomi tetap berjalan, namun kesehatan juga diperhatikan selama lebaran. Dibukanya tempat wisata juga dikhususkan untuk lokal dengan pengawasan ketat.

“Kami gelar swab antigen gratis di tempat wisata. Jadi ini penting ya, tempat wisata kami kelola hanya untuk lokal saja. Kalau ada dari luar wilayah itu ya tidak boleh. Nanti akan diatur kebijakan oleh wali kota atau gubernur,” terang Kakorlantas Polri.

BACA JUGA :   Sholat Idul Fitri 1442 Hijiriah, Pj. Bupati Muara Enim, Imbau Untuk Sholat Dirumah Saja

Selain itu, Kakorlantas Polri menuturkan, terdapat lima titik penyekatan di daerah Jawa Timur yang disiapkan untuk menghalau pemudik. Selain itu, dia berharap, kesadaran masyarakat untuk turut membantu dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19.

BACA JUGA :   Asisten II Pemkab Batu Bara Wakili Bupati Tinjau 3 Pasar

“Masyarakat diminta untuk tidak mudik terlebih dahulu. Operasi ketupat adalah operasi kemanusiaan. Tindakan di lapangan adalah persuasif dan humanis. Bila terjadi peningkatan Covid-19 di lapangan harus cepat dilakukan langkah-langkah harus berpedoman pada keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” terang Kakorlantas Polri. (*)

UPDATE CORONA