Terkait Dugaan Pencemaran Debu Batubara, PT. Mifa: Silahkan Pelmakes Adukan Ke Pemkab

oleh -186.489 views

IDUL FITRI

Meulaboh I Realitas – Perserikatan Lembaga Mahasiswa Kesehatan (PELMAKES) Aceh Barat kembali menggelar audiensi ke-2 dengan pihak perusahaan tambang PT. Mifa Bersaudara setelah perusahaan tersebut mangkir pada audiensi sebelumnya.

Audiensi masih terkait pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan perusahaan tersebut pada, Rabu (03/03/2021) di warung Abu Cofee Desa Langung.

REALITAS TV

Kegiatan audiensi yang dihadiri oleh perwakilan humas PT. Mifa dan lembaga mahasiswa se Aceh Barat, LSM dan organisasi pemuda tersebut tidak membuahkan hasil.

Pasalnya perusahaan tidak bersedia mengakomodir saran dari peserta audiensi bahkan perusahaan terkesan lempar badan dan kerap meminta peserta menyampaikan keluhan kepada pemerintah melalui dinas terkait.

BACA JUGA :   Konflik Lahan di Pelalawan Akan Dibawa ke Komisi II DPR RI

“Kami ingin persoalan pencemaran debu batu bara ini diselesaikan sehingga tidak lagi memakan korban. Kami merekomendasikan kepada perusahaan agar mengantisipasi debu batubara secara serius.

Tidak cukup jika hanya dengan memasang hardnet semata. Selain itu kami juga meminta perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat sekitar tambang dan stopel secara berkala agar terhindar dari bahaya debu batu bara.

BACA JUGA :   Tiga Hari Pencarian BES di Temukan Mengambang & Tersangkut Kayu

Namun kami kecewa pihak perusahaan malah mengarahkan agar kami menuntut pada pemerintah melalui dinas terkait. Keluhan kami selalu dialihkan pada pemerintah Kabupaten Aceh Barat” tegas Fadwan selaku ketua PELMAKES Aceh Barat.

“Kami merasa perusahaan memang tidak ada iktikat baik untuk memperbaiki keadaan.

Strategi yang perusahaan lakukan saat ini seperti pemasangan Hardnet dan penghijauan belum efektif mengantisipasi bahaya debu, kita bisa langsung rasakan ketika kelokasi dan di bangunan sekitar dipenuhi debu hitam batu bara” lanjut Fadwan

BACA JUGA :   3 Rumah Kontrakan di Sumedang Ludes Terbakar Diduga Anak Main Korek Api

Dalam rilisnya, Fadwan juga menyampaikan agar perusahaan lebih inovatif serta serius dalam menangani debu batu Bara.

“Kami menginginkan perusahaan serius, serta memiliki alternatif dan inovasi baru dari pihak perusahaan dalam menangani permasalahan pencemaran udara.

Terutama untuk mengurangi jumlah debu yang dihasilkan selama proses pengolahan batu bara yang tentunya berbahaya bahkan mematikan” tutup Fadwan. (Firza Maulana)

UPDATE CORONA