Polda Riau Selidiki Dugaan Penggelapan Uang YPRH Rohul Senilai Rp6,5 Miliar

oleh -87.489 views

IDUL FITRI

Pekanbaru I Mediarealitas.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau mulai menyelidiki dugaan penggelapan dana Universitas Pasir Pangaraian (UPP) sebesar Rp6,5 miliar oleh Ketua Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) Hafith Syukri dan bendahara Afrizal Anwar.

Penyelidikan dimulai atas laporan Aliansi Mahasiswa dan Alumni Universitas Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

REALITAS TV

“Kami sudah memulai penyelidikan dan telah memeriksa enam saksi yakni mantan rektor, wakil rektor satu dan dua.

BACA JUGA :   Anggota Koramil 07/Tirtomoyo Pastikan Pelaksanaan Ibadah Sesuai Dengan Prokes

Kemudian saksi pelapor, aliansi mahasiswa dan alumni serta bendaharanya,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Riau, Kombes Pol. Teddy Ristiawan di Pekanbaru, Jumat (26/03/2021).

Ia menjelaskan, dana yang diduga digelapkan merupakan uang semester dari mahasiswa perguruan tinggi swasta tersebut.

Dari keterangan bendahara Afrizal Anwar diketahui pada mulanya dana uang semester mahasiswa sebesar Rp6,5 miliar itu dipakai untuk tujuan mencari keuntungan dengan mengikuti proyek pembangunan jalan.

BACA JUGA :   Anggota Koramil 14/Jatisrono Kawal Dan Amankan Pemakaman Jenazah Covid-19

Namun bukannya untung yang didapat malah dana tersebut habis tidak jelas penggunaannya. Polisi masih berusaha mendalami kasus dugaan penggelapan uang mahasiswa tersebut.

“Kami akan memintai keterangan Ketua Yayasan HS dan Bendahara AA. Sampai saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan,” tegas Teddy.

BACA JUGA :   Tabrakan Beruntun di Simpang Grand Niaga Mas Tewaskan Satu Pengendara Wanita

Sejauh ini, berdasarkan laporan dari pelapor aliansi mahasiswa dan alumni diketahui Ketua Yayasan Hafith Syukri dan Bendahara Afrizal Anwal diduga menjadi pelaku penggelapan dana Rp6,5 miliar tersebut.

Polisi masih terus mencari barang bukti terkait penggelapan uang sekolah mahasiswa tersebut. (*)

Sumber: Trb

UPDATE CORONA