Rapat Kepala Sekolah di SMP N 1 Idi Rayeuk Yang di Ikuti Oleh Sejumlah Kepala Sekolah Tidak Patuhi Prokes Covid-19

oleh -445.489 views

IDUL FITRI

Aceh Timur I Realitas – Rapat Kepala Sekolah di SMP N 1 Idi Rayeuk Yang di Ikuti Oleh Sejumlah Kepala Sekolah Tidak Patuhi Prokes Covid-19.

Acara Rapat kepala sekolah Dengan Kabid PSMP, Kasi Kurikulum, Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, di gelar di Aula 1 SMP N 1 IDi, Kamis (4/2/2021).

Covid-19 merupakan bencana yang sangat luar biasa yang membuat anjlok ekonomi masyarakat dan berdampak pada piskologi seluruh masyarakat khususnya indonesia berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah penularan wabah corona khususnya di Provinsi Aceh dari sektor pendidikan Pemerintah Aceh menkucurkan anggaran yang begitu besar untuk program GEMAS (Gebrak Masker) untuk di salurkan ke seluruh sekolah-sekolah di seluruh provinsi Aceh

Namun sangat di sayangkan upaya serius Pemerintah seolah-olah disepelekan oleh beberapa kepala sekolah tingkat SMP di Aceh Timur dalam rapat yang di laksanakan Di aula SMP N1 Idi Rayeuk.

Dari pantauan awak media memang semua kepala sekolah memakai masker tapi di pakai bukan untuk tutup hidung dan mulut seperti yang dianjurkan malah di pergunakan untuk menutup dagu saat berada di ruangan rapat.

Sangat di sayang kan upaya pemerintah aceh Timur saat ini untuk menghindari wabah Covid-19 sampai masyarakat mau di vaksin, demi memutus kan rantai covid-19, tapi, Kepala sekolah SMP di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh Timur menganggap sepele, dan me remeh kan hal itu, se olah- olah tidak penting.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan Aceh Timur Saiful Basri S.p.d, M.p.d saat di konfermasi Wartawan Media Realitas Jum’at (5/2/2021) menjawab”.

Konfirmasi langsung ke kepala sekolah beliau menunggu di sekolah yang kami tau dan lihat SMP N 1 Idi Rayeuk tahun ini banyak prestasi baik tinggkat kabupaten dan juga tingkat nasional” ujarnya

Kepala sekolah SMP N 1 Idi Rayeuk, Hamidah Rokayana S.p.d, M.M saat di konfirmasi awak media via WhatsApp mengatakan “Begini.

Semua kepala sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Timur adalah pejuang terdepan dalam dunia pendidikan untuk mensukseskan program pencegahan Covid-19 yang sangat meresahkan tersebut Sebagai kepala sekolah tidak ada satupun yang menganggap remeh terhadap pemakaian masker atau menganggap remeh terhadap program pencegahannya.

Terbukti dengan tingkat kepatuhan yang tinggi, semua sekolah menjalankan standar protkes”

Lanjut Hamidah “Dalam rapat tersebut duduk juga tidak berdekatan.

Dan jika ada yang menggantungkan masker di dagu saat tertangkap kamera, itu tidaklah terjadi sepanjang rapat berlangsung.

Sebagai manusia biasa yg diberikan oleh Allah SWT keadaan hidung dan pernafasan yg normal, ada saatnya kepala sekolah tersebut membutuhkan udara bebas sesaat.

Dan Insya Allah, mudah-mudahan Allah SWT menjauhkan kami guru-guru dan kepala sekolah khususnya di Kabupaten.

Aceh Timur dari penyakit covid dan marabahaya lainnya. Dan semoga Allah SWT segera melenyapkan virus covid ini agar kami para siswa, guru dan kepala sekolah tidak lagi terbeban dengan hal-hal yang dapat mengganggu PBM.

Yang kami para pendidik harapkan saat ini adalah dapat belajar dengan tenang, normal dan meningkatkan prestasi siswa, guru dan prestasi sekolah sehingga dapat mengangkat nama baik daerah Aceh Timur, serta dapat mendidik anak-anak murid kami menjadi anak yang berkarakter Islami dan dapat menghargai kami sebagai guru dan orangtuanya” jelas nya.

Terkait pesrsoalan tersebut Inisiator Aliansi Keadilan Aceh Tgk Jamaluddin memberikan tanggapan bahwa protkes itu untuk kebaikan kita juga dengan mengikuti protkes tersebut dapat memutuskan rantai covid-19 oleh karena itu protkes harus di ta’ati oleh siapapun dan terutama oleh mereka yang menjadi contoh dan panutan dari propesi apapun.

“Jika ada rapat sekelas kepala sekolah tidak mengikuti protkes saya rasa itu sudah tidak wajar selain mereka panutan mereka juga di gaji oleh pemerintah kok tidak mau mengikuti aturan pemerintah.

Apa lagi tempatnya di Aula SMP N 1 Idi Rayeuk yang saya tau Sekolah itu di pimpin oleh kepala sekolah berprestasi namun saya tidak tau prestasinya dan seluruh kepala sekolah SMP itu di bawah naungan kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan” pungkas nya Inisiator Aliansi Keadilan Aceh. (Zulham)

UPDATE CORONA