Polres Tanjungbalai Bongkar Sindikat Narkoba Libatkan Satu keluarga, Pemasok dari Napi Lapas Tanjunggusta Medan 

oleh -180.489 views
Foto: Dok.Trb/ Kapolres Tanjungbalai,AKBP Putu Yudha Prawira saat menginterogasi dua orang wanita tersangka kasus kepemilikan narkotika.

IDUL FITRI

Tanjungbalai I Realitas – Satu Keluarga di Tanjungbalai Jualan Sabu, Pemasoknya Napi Lapas Tanjunggusta Medan.

Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai membongkar sindikat narkoba yang melibatkan satu keluarga. Dalam kasus ini, diketahui bahwa pemasok narkoba adalah narapidana yang menghuni Lapas Klas IA Tanjunggusta Medan.

REALITAS TV

Sayangnya, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira tidak mengungkap identitas napi tersebut. “Napi yang memasok narkoba ini adalah suami dari salah satu tersangka,” kata Putu, Selasa (9/2/2021).

BACA JUGA :   Vaksinasi Covid-19, Kesadaran Tenaga Pendidik Sangat Diharapkan

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini menjelaskan, pihaknya ada mengamankan tiga orang tersangka. Mereka adalah pasangan suami istri Suhairi alias Heri (33) dan Nelva Riski alias Eva (23).

Kemudian, diamankan tersangka lain bernama Nurlela alias Lela (32). Tersangka Nurlela ini adalah kakak dari Nelva.

 “Pengungkapan kasus narkoba ini berawal dari penangkapan Heri dan Eva di Jalan Anwar Idris, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Dari pasangan suami istri ini, disita barang bukti satu paket sabu,” kata Putu.

Selanjutnya, polisi pun melakukan pengembangan dengan menginterogasi tersangka Heri dan Nelva. Dari pengakuan Heri, sabu yang mereka miliki didapat dari Lela.

Atas keterangan itu, polisi kemudian menangkap Lela di kediamannya yang berada di Jalan Pandan, Kelurahan Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

“Saat penangkapan berlangsung, tim melakukan penggeledahan dan menemukan sebuah boneka di atas lemari kamar tersangka Lela.

BACA JUGA :   Kapolri Intruksikan Seluruh Kapolda Bentuk Kampung Tangguh Narkoba

Setelah dicek, di dalam boneka itu tersimpan satu paket sabu seberat  21,45 gram,” kata Putu.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dipersangkakan Pasal 114 ayat 2 subsidair Pasal 112 ayat 2 subsidair Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Sumber:(Trb)

UPDATE CORONA