Kasus 81 Kg Sabu 20 Kg Pil Ektasi dan 8 Orang Tersangka Yang di Tangkap Oleh Tim Resnakoba Polda Aceh di Serahkan ke Kejaksa Aceh Timur

oleh -227.489 views
Pil

IDUL FITRI

IDI -Aceh Timur I Realitas – Kasus 81 Kg Sabu 20 Kg Pil Ektasi dan 8 Orang Tersangka Yang di Tangkap Oleh Tim Resnakoba Polda Aceh di Serahkan ke Kejaksa Aceh Timur.

Tim penyidik dari Dit Resnarkoba Polda Aceh, menyerahkan 8 tersangka tindak pidana narkotika jenis seberat 81 Kg dan 20 Kilogram pil ekstasi ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Provinsi Aceh Jumat (26 /2/2021)

REALITAS TV

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas SH MH, melalui Kasi Pidum, Ivan Najjar Alavi SH MH, kepada Wartawan menyebutkan, penyidik dari Polda Aceh menyerahkan 8 tersangka beserta sejumlah barang bukti 81 kg sabu dan 20 kg pil ektasi, kepala Kejaksaan Negeri Idi Aceh Timur.

Selain dua jenis narkotika itu, turut diserahkan 3 unit mobil dan 2 unit sepeda motor serta boat untuk pembuktian dalam persidangan nanti.

Ivan Najjar juga menyebutkan, pihaknya akan segera mempersiapkan berkas pelimpahan ke Pengadilan Negeri Idi Aceh Timur, yang dijadwal dalam waktu dekat, akan digelar persidangan kasus ini.

Lebih lanjut disebutkan nya para tersangka sudah kita titipkan di lembaga pemasyarakatan Kelas II B Idi, dan kita akan segera mempersiapkan pelimpahan berkas ke Pengadilan Negeri Idi, ujar Kasi Pidum Kejari Negeri Aceh Timur Ivan Najjar kepada sejumlah awak media dalam rilis yang dikirim Jumat (26/2/2021).

Sebelumnya diinformasikan, tim gabungan Dit Res Narkoba Polda Aceh dan Polres Aceh Timur, berhasil mengamankan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 81.000 gram, dan 20 bungkus pil ekstasi dari 9 pelaku dalam penangkapan yang terjadi di wilayah hukum Polres Aceh Timur, pada 30 Oktober 2020 lalu.

Selain menangkap sejumlah pelaku polisi juga turut mengamankan barang bukti narkoba. Dan saat dilakukan penagkapan satu tersangka lainnya meninggal dunia kena tembakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis 29 Oktober 2020 sore oleh tim gabungan memperoleh informasi akan ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi dari Aceh Timur ke Kota Langsa dengan menggunakan mobil Innova.

Saat itu mobil yang ditumpangi oleh pelaku bergerak dari tempat persembunyian dan meljau dengan kencang ke arah Kota Langsa.

Mereka terendus dan terus dibuntuti oleh tim gabungan yang melakukan pengejaran, sejak dari wilayah Aceh Timur.

Setiba di jalan raya Banda Aceh – Medan, tepatnya di Desa Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap mobil Kijang Innova BK 1055 RN dan mengamankan dua tersangka, ASdan AR serta mengamankan, 4 karung goni dari dalam Innova yang berisi 81 bungkus sabu-sabu dan 20 kg pil ektasi.

Diakui kedua pelaku, di depan mereka saat itu sudah melaju dua mobil sebagai pengintai jalan, yaitu mobil Ertiga warna putih, dan Honda Jazz warna hitam.

BACA JUGA :   Polri Minta Masyarakat Memiliki Kesadaran Untuk Tidak Mudik Lebaran 2021

Selanjutnya, mobil Ertiga yang dikemudikan LM berhasil diamankan di Simpang Empat Lampu Merah, Kota Idi Rayeuk Aceh Timur.

Selanjutnya, mobil Honda Jazz yang dikemudikan, KH, dan NZ berhasil ditangkap di jembatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kemudian, ke-5 pelaku dibawa ke Polsek Darul Aman, Idi Cut, dan kembali melakukan pengembangan ke Kecamatan Simpang Ulim.

Lalu, dari Kecamatan Simpang Ulim, tim gabungan berhasil mengamankan MN sebagai penjemput narkoba ke Malaysia, kemudian menangkap HD sebagai penyedia boat, serta menangkap IB sebagai pelangsir narkoba tersebut dari laut ke darat.

Kemudian, kedelapan tersangka beserta barang buktinya saat itu dibawa ke Kantor Dit Resnarkoba Polda Aceh untuk proses penyelidikan lebih lanjut terkait dengan penemuan barang haram itu. Semua pelaku akhirnya di giring ke Polda Aceh.

Sebelum nya diberitakan media ini, Selasa (03/11/2020).

Kapolda Aceh Pimpin Konferensi Pers Kasus Penangkapan Narkotika Seberat 101 Kg di Aceh Timur.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil., Selasa (03/11/2020) melakukan konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan ekstasi seberat 101 Kg di lapangan tengah Mapolda Aceh.

Dalam kegiatan tersebut juga ikut hadir Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Raden Purwadi, S. H, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, Dirnarkoba, sejumlah pejabat utama Polda, perwakilan BNN, dan Kepala Bea Cukai.

BACA JUGA :   Ketua Satgas Covid-19 Pimpin Rakor Penanganan Covid-19 Dihadiri Kapolda Aceh

Dalam penyampaiannya, Kapolda mengatakan, pengungkapan yang dilakukan oleh anggotanya kali ini sangat besar dan mencapai 101 kg, yang terdiri dari 81 kg narkotika jenis sabu dan 20 kg pil ekstasi.

“Aceh menjadi daerah yang sangat strategis bagi para penjahat khususnya narkoba untuk menjadi tempat mendaratnya barang haram tersebut. Para pelaku ini bukan saja menjadi pengkhianat bangsa, tapi juga pengkhianat agama,” ucap Kapolda.

“Pemberantasan ini harus tegas kita lakukan untuk memutuskan suplai narkoba masuk ke Aceh. Ini juga menjadi warning untuk mereka supaya tidak bermain narkoba di Aceh,” ucapnya lagi.

“Saya pastikan akan memberantas habis penyeludup, pengedar maupun pemakek narkoba di tanah Aulia ini,” ucap Kapolda Tegas.

Dikatakan Kapolda, berapa banyak keluarganya yang hancur karena narkoba, berapa banyak generasi yang rusak oleh barang-barang haram tersebut.

Oleh karena mari kita sama-sama baik dari BNN, Bea Cukai, Ditnarkoba, masyarakat dan segenap unsur lainnya untuk berjihat memberantas narkoba.

“Mari kita jaga generasi ini, kita jaga aceh ini jangan sampai dikotori dengan barang haram dan perbuatan-perbuatan yang melanggar, baik melanggar hukum positif maupun aturan agama,” tutup Kapolda. (Rahmad Wahyudi)

UPDATE CORONA