4 Jenderal Polisi Berpeluang Jadi Kabareskrim Mabes Polri, Satu Diantaranya Irjen Wahyu Widada Kapolda Aceh

oleh -161.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Profil empat Jenderal Polisi yang berpeluang menjadi Kabareskrim gantikan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang kini terpilih jadi Kapolri.

Seperti diketahui, terpilihnya Komjen Listyo Sigit menjadi Kapolri otomatis membuat bergeraknya gerbong mutasi besar di tubuh Polri.

REALITAS TV

Dari pendataan Indonesia Police Watch (IPW), akan ada beberapa jabatan yang kosong salah satunya adalah posisi Kabareskrim yang ditinggalkan Listyo Sigit.

Untuk posisi Kabareskrim, IPW menyebut sedikitnya ada empat calon yang berpeluang besar yakni Irjen Wahyu Widada (Kapolda Aceh), Irjen Nico Afinta (Kapolda Jatim), Irjen Dofiri (Kapolda Jabar), dan Irjen Wahyu Hadiningrat (Wakabareskrim).

Berikut profil dan biodata mereka.

  1. Irjen Wahyu Widada

Melansir dari Wikipedia, Irjen Wahyu Widada lahir di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 11 September 1969.

Ia merupakan seorang perwira tinggi Polri yang sejak 2 Februari 2020 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Aceh.

Wahyu yang merupakan lulusan terbaik Akpol 1991 ini berpengalaman dalam bidang reserse.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo.

BACA JUGA :   Ketumu Partai UKM Desak Polri Usut Pembunuhan Wartawan di Siantar

Riwayat pendidikan

– Akpol (1991) (lulusan terbaik)

– PTIK (1998)

– Sespim (2006) (lulusan terbaik)

– Sespimti (2014)

– Sekolah Penerbang (1995)

– Pa Interkrim (1996)

– Pa Brimob (1996)

– National Management Course (2002)

Riwayat Jabatan

– Pama Subdit Poludara Dit Samapta Polri (04—07—1992)

– Co Pilot Sat Yaptar Subdit Poludara Dit Dit Samapta Polri (01—03—1994)

– Co Pilot Satyaptar Subdit Poludara Dit Dit Samapta Polri (01—01—1996)

– Pama PTIK Polri (01—08—1996)

– Pama Dit Samapta Polri (01—07—1998)

– Paur Ro Bangpers Dit Samapta Polri (01—10—1998)

– Paban Muda Kermadik Padya Bangdik Paban III/Dik Spers (01—11—2000)

– Kapolsek Metro Pademangan (04—10—2001)

– Wakapolres Bekasi (11—10—2004)

– Ses Spripim Polda Metro Jaya (23—02—2005)

– Kasubbag Mutjabpama Bag Mutjab Robinkar SDE SDM Polri (17—11—2006)

– Pamen SDE SDM Polri (12—12—2006)

– Kapolres Pekalongan (19—12—2008)

– Sespri Kapolri (17—10—2009)

– Kapolres Metro Tangerang (29—09—2010)

– Kapolres Metro Tangerang Kota (19—10—2011)

– Dirreskrimsus Polda Banten (30—05—2013)

BACA JUGA :   Poldasu Tetapkan 8 Oknum Polisi Sebagai Tersangka Kasus 57 Kg Sabu

– Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri (26—03—2014)

– Staf Kepresidenan (Pamen Bareskrim) (11—09—2015)

– Kabagren Rojianstra SSDM Polri (31—12—2015)

– Waketbid Minwa STIK PTIK (14—11—2016)

– Karojianstra SSDM Polri (18—04—2017)

– Wakapolda Riau (14—10-2018)

– Kapolda Gorontalo (21—10—2019)

– Kapolda Aceh (03—02—2020)

  1. Irjen Nico Alfinta

Menurut profil dan biodata Irjen Nico Afinta di Wikipedia, Kapolda Jatim yang baru ini merupakan asli Surabaya.

Irjen Nico Afinta lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 30 April 1971.

Setelah menjalani jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA di Kota Surabaya, Nico mendaftar Akpol dan lulus tahun 1992.

Nico berpengalaman dalam bidang reserse dan menjadi Kapolda Jatim sejak 16 November 2020.

Berikut Riwayat Pendidikannya:

– SD IN VII Surabaya (1983)

– SMPN 1 Surabaya (1986)

– SMAN 2 Surabaya (1989)

– Akpol (1992)

– S1 PTIK (2001)

– Sespim Polri (2006)

– S2 Fakultas Hukum Unpad Bandung (2010)

– S3 Fakultas Hukum Unpad Bandung (2016)

– Sespimti Polri (2016)

Riwayat Jabatan:

BACA JUGA :   Keuchik Diminta Harus Mampu Rumuskan Program Terbaik untuk Gampong

– Pamapta Poltabes Semarang (1993)
– Kanit Poltabes Semarang (1994)
– Danton Taruna Akpol (1996)
– Danki Taruna Akpol (1997)
– UN IPTF Pas PBB XIV Bosnia Herzegovina (1997-1998)
– Kapolsek Metro Ciputat Polres Jakarta Selatan (2000)
– Kanit Ekonomi Ditreskrim Polda Jawa Tengah (2003)
– Wakasat Reskrim Polwiltabes Semarang (2004)
– Kepala Unit Sumdaling Ditkrimsus Polda Metro Jaya (2006)
– Kepala Subdit V Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2006)
– Kepala Subdit III Umum/ Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2008)
– Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2011)
– Kapolrestabes Medan[3] (2013)
– Kabagbindik Sespimma Sespim Polri Lemdikpol (2016)
– Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2016) / Lulus Pendidikan Sespati
– Dirresnarkoba Polda Metro Jaya (2016)
– Dirreskrimum Polda Metro Jaya[4] (2017)
– Karobinopsnal Bareskrim Polri[5] (2018)
– Dirtipidum Bareskrim Polri[6] (2019)
– Sahlisospol Kapolri (2019)
– Kapolda Kalimantan Selatan (2020)
– Kapolda Jawa Timur (2020)

UPDATE CORONA