13 Korban Meninggal Berhasil Ditemukan dan 6 Orang Masih Hilang Pasca Longsor Desa Ngetos

oleh -98.489 views
13 Korban

IDUL FITRI

Nganjuk I Realitas – 13 Korban Meninggal Berhasil Ditemukan dan 6 Orang Masih Hilang Pasca longsor Desa Ngetos.

Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan pagi kemarin (17/1/2021) kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur.

REALITAS TV

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu (14/2) lalu, pada pukul 18.30 WIB.

Merujuk data dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Rabu (17/2/2021), total korban yang berhasil ditemukan tim gabungan berjumlah 13 orang meninggal dunia dan 6 orang masih dalam pencarian.

BACA JUGA :   Kapolri Imbau Masyarakat Laporkan Aksi Premanisne ke Hotline 110

Sementara itu, longsor mengakibatkan 20 luka-luka. Para korban yang luka mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.

Hingga saat ini tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian dan evakuasi korban yang masih tertimbun longsor.

Tim gabungan telah mengerahkan 5 buah alat eskavator untuk membantu mempercepat pencarian korban di lokasi longsoran.

Di samping itu, Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Longsor menginformasikan proses evakuasi terkendala cuaca hujan di sekitar lokasi bencana.

Hujan yang turun sangat berpengaruh pada kondisi tanah sehingga tim gabungan dengan cermat memantau gerakan tanah.

BACA JUGA :   BUMG Meunasah Krueng Launching Usaha Photo Copy

Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena kondisi hujan. Di sisi lain, jalur evakuasi melalui mobil ambulans terkendala dengan akses jalan sempit dan pergerakan orang.

Pemerintah Kabupaten Nganjuk telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Nganjuk berlaku selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 15 Februari 2021 sampai dengan 28 Februari 2021.

Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati Nomor 188 Tahun 2021 tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir di beberapa kecamatan, di wilayah Kabupaten Nganjuk dan bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

BACA JUGA :   Gubernur Kalteng Minta Bupati-Wali Kota Pastikan Masyarakat Pelosok Dapat Vaksinasi

Dalam merespons kondisi darurat, BNPB telah memberikan bantuan logistik berupa masker dewasa 1.000 buah, masker anak-anak 1.000 buah, rapid test antigen 200 tes, sarung 200 buah, matras 100 buah dan makanan siap saji.

BNPB juga akan menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp500 juta untuk penanganan pasca banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk. /rls

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas