Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Tangkap 2 Pengedar Narkotika Jenis Sabu

oleh -62.489 views

IDUL FITRI

Bandar Lampung I Realitas – Pelaku berinisial IS (32), berprofesi wiraswasta dan IL (31), berprofesi sopir, mereka merupakan warga Kampung Agung Dalam, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, ditangkap petugas dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang.

Kedua pelaku ini, ditangkap hari Selasa (12/01/2021), pukul 22.00 WIB, saat sedang berada di rumah pelaku berinisial IS, di Kampung Agung Dalam.

“Selasa malam, petugas kami berhasil menangkap dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu di rumah pelaku IS dan saat ditangkap kedua pelaku ini tidak melakukan perlawanan,” ujar Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, S.I.K”.

BACA JUGA :   Tim Peucrok Sambagi Ulee Lheu Dan Jaring Seorang Pelanggar Prokes

Keberhasilan petugasnya dalam mengungkap dua pelaku peredaran gelap narkotika ini merupakan hasil penyelidikan di Kecamatan Banjar Margo, yang mana di dapat informasi bahwa sebuah rumah yang ada di Kampung Agung Dalam sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

BACA JUGA :   Jalankan Program Kerja, Kapolda Banten Sowan ke Sesepuh Adat Baduy Sambil Baksos

Dari lokasi penangkapan, petugas kami juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 22 bungkus plastik klip kecil bekas narkotika jenis sabu, satu buah pipa kaca pyrex, dua bungkus plastik klip berukuran sedang yang berisi beberapa plastik klip kosong berukuran kecil.

Satu bungkus plastik klip sedang, satu buah pipet yang ujungnya runcing (sendok sabu), satu buah kotak rokok merk magnum, satu buah dompet kain warna coklat, dua unit handphone (HP) merk Nokia warna hitam dan alat hisap sabu (bong).

BACA JUGA :   Pjs Keuchik Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas aparatur Desa Pinem

Saat ini kedua pelaku masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar. (*)