Kemensos Tri Rismaharini : Akan Cairkan Bansos Tunai Pada 4 Januari 2021

oleh -190.759 views
Bantuan paket sembako (bansos) dari Presiden Joko Widodo. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Jakarta I Realitas – Kementerian Sosial (Kemensos) melanjutkan pemberian bantuan sosial atau bansos kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengumumkan bansos tersebut akan mulai disalurkan pada 4 Januari 2021.

“Dengan PT POS mulai disalurkan pada 4 Januari (2021). Kita harap dalam satu minggu bisa selesai di seluruh Indonesia tapi memang ada yang khusus di Papua berbeda,” kata Risma seperti dikutip dari Antara, Sabtu (2/1/2020).

Bansos yang tadinya berbentuk sembako untuk masyarakat di wilayah Jabodetabek itu diubah menjadi bantuan tunai. Sementara pengantaran bansos dilakukan oleh tenaga dari PT POS ke rumah penerima dianggap langkah tepat untuk mencegah kerumunan.

Risma mengungkapkan, pembahasan berbagai skema dan data penerima bantuan untuk tahun 2021 saat ini masih dalam proses finalisasi.

“Kenapa hampir, karena kami akan mengembalikan (data) hari ini ke daerah dan (data) itu harus kembali ke pemerintah pusat tanggal 1 Januari, ‘Bu 1 Januari kita libur?’ Kita enggak ada libur karena saya ingin menyampaikan sesuai dengan instruksi Bapak Presiden bahwa minggu pertama Januari bantuan ini sudah bisa diberikan kepada penerima manfaat bantuan,” ungkap Risma.

Alasannya, karena rata rata belanja sembako di Indonesia per bulan adalah senilai Rp 3,76 triliun atau sekitar Rp 60 miliar untuk lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia.

“Artinya akan ada perputaran uang yang cukup besar di daerah. Penerima program sembako atau BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahun ini adalah 18,8 juta penerima dengan menerima Rp 200.000 per bulan untuk Januari sampai Desember,” ujarnya.

Sedangkan untuk Program Bantuan Sosial Tunai (BST), pada 2021 ditargetkan untuk 10 juta orang penerima termasuk di Jabodetabek yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia dengan indeks bantuan per bulannya adalah Rp 300.000 bagi setiap penerima manfaat.

Bantuan tersebut akan diberikan pemerintah di Januari, Februari, Maret, dan April atau selama empat bulan. Selain itu, masih ada Program Keluarga Harapan yang ditujukan untuk 10 juta penerima manfaat dengan penyalur Bank Himbara.

“Itu penggunaannya adalah untuk ibu hamil, kemudian anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas dan lanjut usia. Ini akan diberikan setiap 3 bulan sekali dengan tahap pertama Januari, kedua bulan April, tahap ke-3 bulan Juli dan tahap ke-4 bulan Oktober,” ungkap Risma.

Risma juga mengatakan akan mulai memperbaiki sistem pemberian bantuan mulai Februari 2021 supaya lebih mudah.

Sebab, kata Risma, pihaknya juga menerima pelaporan mengenai penyaluran bantuan dari para penerima. Risma berharap tidak ada lagi upaya memotong bantuan atau penyelewengan bantuan. (*)

Sumber : Kumparan