Zaman Kapolri Pak Idham, Tidak Ada Anjak Yang Habis Sekolah

oleh -87.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Dalam Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri pada Rabu (25/11/2020), Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan perihal pembinaan personel kepolisian. Ada hukuman dan penghargaan bagi anggotanya.

Bahkan, seluruh personel Bhayangkara akan mendapatkan jabatan sesuai dengan kompetensi individu.

Pernyataan Kapolri dalam kegiatan apel yang digelar secara virtual dan lisan tersebut kembali ditegaskan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, bahwa sejak kepemimpinan Kapolri Idham Aziz telah dirumuskan oleh ASDM (Asisten Sumber Daya Manusia) bahwasanya sampai saat ini tidak ada anjak (analisis kebijakan), seluruh anggota kepolisian memiliki jabatan dan sudah ditempatkan.

BACA JUGA :   Jendral Sigit Jadi Kapolri, Komisi III DPR RI: Presesi Menjadi Pelindung Seluruh Masyarakat

“Sejak kepemimpinan Bapak Idham Aziz sebagai Kapolri sampai saat ini sudah tidak ada namanya analisis kebijakan (anjak), semuanya sudah ada jabatan dan ditempatkan,” ungkap Argo.

BACA JUGA :   Jokowi Lantik Listyo Sigit Jadi Kapolri Pada Rabu Pon Besok

Kapolri Jenderal Idham Azis berhasil mengatasi persoalan Sumber Daya Manusia (SDM). Banyaknya personel nganggur di Korps Bhayangkara, kini sudah mendapatkan jabatan fungsional.

BACA JUGA :   Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI

Kadiv Humas juga menyatakan, di masa kepemimpinan kapolri kali ini, semua anggota telah diberikan jabatan fungsional. Sehingga, tidak ada lagi yang ditempatkan sebagai analis kebijakan (anjak).

“Nanti akan datang lulusan Lemhanas dan Sesko TNI dari kepolisian yang akan langsung ditempatkan sesuai dengan kompetensinya,” sambung Argo. (*)