Pendaftaran BPUM Tahap II Capai 15.797 Ikuti Prokes

oleh -326.489 views
Terlihat para pelaku usaha mendaftarkan usahanya untuk mendapatkan bantuan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di kantor Perindagkop dan UKM Kota Langsa, dengan mengikuti proker, Senin (02/11/2020).

IDUL FITRI

Langsa I Realitas – Pendaftaran BPUM Tahap II Capai 15.797 Ikuti Prokes.

Calon penerimaan Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp2.4 juta dari Pemerintah untuk tahap II mencapai 15.797.

Senin (02/11/2020) di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Langsa yang mengikuti protokol kesehatan, Senin (02/11/2020).

Plt. Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa, Syamsul Bahri SE, kepada wartawan diruang kerjanya mengatakan bahwa dibukanya kembali pendaftaran tersebut.

Sesuai dengan Surat Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 491/SM/X/2020 Tanggal 06 Oktober 2020 Perihal Perpanjangan Waktu Pendataan Program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

“Untuk maksud tersebut Dinas Perindagkop dan UKM Kota Langsa kembali membuka pendaftaran calon penerima Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM) Tahap Il sampai dengan tanggal 20 November 2020,” katanya.

BACA JUGA :   Miliki Sabu 8,12 Gram Seorang Pemuda Pekanbaru di Tangkap Polisi

Masih menurutnya, adapun kriteria calon penerima BPUM yaitu, memiliki usaha produktif skala ultra Mikro dan Usaha Mikro (sebelum wabah Covid-19) dan usahanya terdampak Covid-19 di Wilayah Kota Langsa.

Tidak sedang menerima kredit perbankan (dana KUR) atau sejenisnya, saldo tabungan calon penerima <Rp. 2.000.000, warga Kota Langsa dan memiliki e-KTP berdomisili di Kota Langsa.

Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bukan anggota TNI/Polri dan juga bukan pegawai BUMN/BUMD.

Lanjutnya, persyaratan pendaftaran calon penerima BPUM yang harus dilengkapi yaitu fotocopy e-KTP 1 (satu) Lembar yang jelas dan bisa dibaca, fotocopy Kartu Keluarga (KK) 1 (satu) Lembar yang jelas dan bisa dibaca, Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Geuchik setempat.

BACA JUGA :   Edukasi Selama Pandemi, Serda Agung Ingatkan Warga Jaga Imun Tubuh

Wajib mencantumkan No. HP/WA milik sendiri yang bisa dihubungi/aktif, foto tempat usaha bersama pelaku usaha dan nama jenis usahanya, yang sudah menerima BPUM dan telah terdaftar BPUM tidak bisa mendaftar kembali.

Proses pendaftaran tidak dipungut biaya apapun/gratis dan pendaftaran ditutup pada tanggal 20 November 2020.

Dikatakan Syamsul lagi, kepada Camat dan Geuchik untuk menginformasikan kepada pelaku usaha diwilayahnya masing-masing untuk mendaftarkan usahanya ke Koperindagkop.

“Jadwalnya kita buka hampir sebulan kedepan dari tanggal 13 Oktober 2020 hingga 20 November 2020,” imbuhnya.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Tinjau Titik Api Karhutla di Aceh Barat dan Nagan Raya

Diharapkan kepada pelaku usaha agar mendaftarkanya langsung mendatangi Kantor Koperindagkop Langsa dan pendaftaran ini gratis.

Intinya sejuah ini pihaknya mendaftarkan semua pelaku usaha di Kota Langsa ke Kementrian dan hasil verifikasi pihak kementrian yang menentukan berhak menerima atau tidak,” kita berharap semua yang mendaftar dan memenuhi persyaratan semua terakomodir,” ujar Syamsul.

Dijelaskannya, sejauh ini meskipun pendaftar membeludak tetap menerapkan protokol kesehatan dimana setiap warga yang ingin mendaftarkan usahanya harus menjaga jarak, pakai masker dan tidak lupa mencuci tangan dengan sabu yang telah disediakan.

“Kita minta warga jangan berdesakan ikuti prokes demi menjaga keselamatan dan kesehatan kita bersama,” papar Syamsul. (Rapian)

UPDATE CORONA