Luhut Pandjaitan Temui Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih

oleh -109.489 views
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Amerika Serikat. Foto: KBRI Washington DC

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan di Gedung Putih berlangsung pada Selasa (17/11/2020).

Dalam pertemuan tersebut Luhut didampingi oleh Dubes RI untuk AS Muhammad Lutfi. Sementara Trump didampingi beberapa pejabat tinggi AS seperti Penasihat Senior Jared Kushner, Ivanka Trump dan CEO US International Development Finance Corporation (IDFC) Adam Boehler.

BACA JUGA :   Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Membangun Kerjasama Dengan Instansi Penegak Hukum di Aceh

Saat bertemu Trump, Luhut menyampaikan salam dari Presiden Jokowi. Luhut juga berterima kasih atas kerja sama yang dijalin antara AS dan Indonesia khususnya dalam bidang fasilitas GSP atau fasilitas bea masuk produk Indonesia ke AS.

IDUL FITRI

“Menko Luhut menyambut positif berbagai pertemuan tersebut dan berharap kerja sama yang baik dengan Amerika Serikat bisa terus ditingkatkan di masa administrasi Pemerintahan Amerika Serikat yang akan datang,” ucap keterangan pers Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi.

BACA JUGA :   Satgas Yonif 642 Kapuas Bersama Polisi Dan Instansi Terkait Terus Berupaya Disiplinkan Masyarakat Jalankan Protokol Kesehatan

Selain Trump, saat mengunjungi AS, Luhut bertemu pula dengan Wapres Mike Pence. Saat bertemu Luhut, Pence menawarkan kerja sama produksi vaksin bersama  antara perusahaan Amerika Serikat dan Indonesia.

BACA JUGA :   Antisipasi Bencana Alam, Pelda Suyata Hadiri Mitigasi Bencana Alam

Usai bertemu Presiden dan Wapres AS, Luhut juga bertemu Direktur National Security Advisor (NSA) Robert O’ Brien.

Mereka membahas kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat di bidang pertahanan dan teknologi, serta bertukar pandangan mengenai geopolitik global. (*)

Sumber :  Kumparan