Anies Diklarifikasi Polisi, Wagub DKI: Meminta Masyarakat Untuk Tidak Berspekulasi

oleh -219.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Anies Diklarifikasi Polisi, Wagub DKI: Meminta Masyarakat Untuk Tidak Berspekulasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memenuhi undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya terkait acara Habib Rizieq Syihab yang menimbulkan kerumunan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi.

REALITAS TV

“Saya yakin seluruh proses ini akan berjalan dengan baik dan lancar, jadi masyarakat kita harapkan tidak usah berspekulasi.

Pak Gubernur sudah memberikan contoh yang baik dengan hadir, tidak kecewa, tidak marah dan mengikuti seluruh rangkaian proses klarifikasi,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2020).

Riza mengatakan Anies telah menyampaikan klarifikasi sesuai dengan fakta yang ada. Menurutnya, tak ada yang dilebihkan dan dikurangi saat Anies menyampaikan klarifikasi.

BACA JUGA :   PT. Semen Indonesia Beri Bantuan 1 Unit Ambulans ke PGRI Kab Bogor

Selain Anies, jajaran Pemprov DKI yang lain turut dimintai klarifikasi polisi. Mereka adalah Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Kabiro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana.

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu dan Lurah Petamburan Setiyanto. Namun, Setiyanto tak hadir karena reaktif COVID-19.

“Jadi, kami sesuai dengan panggilan sebagai warga negara, Pak Gubernur dan seluruh jajaran Pemda yang dipanggil hadir memenuhi panggilan sebagai warga negara, dan menyampaikan klarifikasi sesuai dengan fakta, data apa adanya tidak dilebihkan dan dikurangkan.

BACA JUGA :   Langgar Surat Edaran Bupati Aceh Timur, Tiga Tempat Usaha Disegel Satgas Yustisi

Mudah-mudahan ini bisa memberikan keterangan sejelas-jelasnya dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan ke depan,” katanya.

Meski demikian, Riza enggan menjelaskan materi klarifikasi yang ditanyakan ke Anies. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan penyidik.

“Ya biar menjadi kewenangan penyidik, teman-teman kalau mau nanya apa yang ditanya, jangan tanya kami, tanya pada penyidik, itu kewenangannya pada penyidik.

Tidak bijak kalau kami menyampaikan, tapi kira-kira kan teman-teman bisa memperkirakan yang namanya klarifikasi itu apa sih, tentu menyampaikan kronologis, dan lain-lain. Begitu ya,” kata Riza.

Sebelumnya, Anies selesai menjalani klarifikasi di Polda Metro Jaya pada Selasa (17/11/2020) malam. Anies mengaku mendapat 33 pertanyaan.

“Saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik, dan ada 33 pertanyaan yang disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman,” ucap Anies kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman.

BACA JUGA :   Kejati Masih Hitung Kerugian Negara Korupsi Hibah Ponpes di Banten

Anies menyerahkan soal isi pemeriksaan kepada Polda Metro Jaya. Dia hanya menyampaikan bahwa yang disampaikannya saat klarifikasi sudah sesuai dengan fakta.

“Semua sudah dijawab, sesuai dengan fakta yang ada, tidak ditambah, tidak dikurangi, adapun detail isi pernyataan klarifikasi dan lain-lain, nanti menjadi bagian pihak Polda Metro Jaya untuk meneruskan dan menyampaikan sesuai kebutuhan,” katanya. (Dtc)

.

UPDATE CORONA