Pernyataan Pers Menteri Luar Negeri Jakarta, 12 Oktober 2020

oleh -96.489 views

IDUL FITRI

REALITAS – ​Teman-teman  saya  ingin  menyampaikan  dua  hal,  pertama  adalah  bahwa sebentar  lagi  bersama  dengan  Menteri  BUMN  dan  Tim  Kementerian Kesehatan, saya  akan berangkat menuju ke London, Inggris  dan kemudian dilanjutkan ke Bern dan Jenewa, Swiss.

Tujuan utama dari perjalanan ini antara lain:

Mengamankan komitmen dari  sumber lain  untuk vaksin COVID-19 dalam kerangka kerja sama vaksin bilateral;

UPDATE CORONA

Kemudian  tujuan  yang  lain  adalah  melakukan  pertemuan  dan diskusi  dengan  Dirjen  WHO,  GAVI,  CEPI  dalam  Framework COVAX  Facilities untuk  membahas  kerja  sama  vaksin  dalam konteks multilateral;

Kemudian  tujuan  lain  dari  perjalanan  ini  adalah  mendorong penguatan kerja  sama  untuk  jangka menengah dan  jangka  panjang antara Bio Farma dengan mitranya di luar negeri  termasuk  sekali lagi, dalam konteks multilateral;

Dan  selama  perjalanan  nanti,  saya  juga  akan  melakukan pertemuan dengan para mitra saya yaitu di Inggris dengan  Menlu Inggris, sementara di Swiss adalah dengan Wakil Presiden Swiss dan beberapa perusahaan dari Switzerland.

Jadi  dari  dua  negara  tersebut,  kami  akan  meng-update  teman-teman dengan hasil atau deliverables dari kunjungan ke kedua negara tersebut.

Teman-teman yang saya hormati

Isu  kedua  yang  ingin  saya  sampaikan  adalah  mengenai  Travel  Corridor Arrangement (TCA) antara Indonesia dan Singapura

Pada pagi hari ini, saya ingin menyampaikan bahwa negosiasi IndonesiaSingapura untuk TCA telah  selesai. Dari pihak Singapura,  TCA ini disebut Reciprocal Green Lane atau RGL.

BACA JUGA..  TNI Polri Juga Tertipkan Masker Di Malam Hari

Jadi sekali lagi pada hari ini, negosiasi Indonesia-Singapura untuk TCA atau RGL  dinyatakan  telah  selesai.  Dengan  selesainya  negosiasi  ini,  maka

secara resmi pada hari ini pula TCA / RGL secara resmi saya luncurkan.

Dihari  yang  sama  pada  hari  ini,  Singapura  juga  akan  meluncurkan pengaturan ini.

Sesuai kesepakatan dengan Singapura,  pengaturan ini akan berlaku 14 hari setelah pengumuman pada hari ini  yang berarti  TCA Indonesia-Singapura akan  mulai  berlaku  pada  tanggal  26  Oktober  2020,  saya  ulangi  TCA Indonesia- Singapura akan mulai berlaku tanggal 26 Oktober 2020.

Ini  berarti  kedua  negara  akan  mulai  menerima  aplikasi  pada  tanggal  26 Oktober  2020.  Perjalanan  akan  dapat  dilakukan  segera  dalam  waktu beberapa  hari  sesuai  proses  aplikasi  e-visa  imigrasi  untuk  Indonesia  dan safe travel pass untuk Singapura .

Jadi  saya  ulangi,  perjalanan  akan  dapat  dilakukan  segera  dalam  waktu beberapa hari sesuai proses  aplikasi e-imigrasi untuk Indonesia dan  safe travel pass untuk Singapura.

Sebagaimana TCA yang telah kita lakukan dengan negara lain,  maka TCA ini berlaku untuk  perjalanan bisnis  essensial dan  perjalanan diplomatik dan kedinasan yang mendesak.

Dengan  demikian,  maka  TCA  tidak  berlaku  untuk  perjalanan  biasa  atau wisata

Sebagaimana pengaturan TCA dengan negara lain juga, maka penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat akan menajdi bagian utama dari

BACA JUGA..  Pangdam XII/TPR : Penanganan Covid-19 Libatkan Segenap Penthahelix

pengaturan ini

Teman-teman yang saya hormati,

Beberapa elemen dari TCA Indonesia-Singapura antara lain:

Applicants  adalah  warga  negara  kedua  negara  dan  permanent  residents Singapura  yang  perlu  melakukan  perjalanan  dinas,  diplomatik  yang mendesak ataupun perjalanan business essential.

Applicants  dari Indonesia harus memiliki  sponsor government agency  dan enterprises di Singapura dan mengajukan Safe Travel Pass.

WNI tidak memerlukan visa untuk masuk ke Singapura  dengan syarat tadi, memiliki  sponsor  government  agency  dan  enterprises  di  Singapura  dan mengajukan safe travel pass.

Sedangkan  untuk  Applicants  dari  Singapura  harus  memiliki  sponsor government/business entity  di Indonesia dan mengajuka visa secara online kepada Ditjen Imigrasi Indonesia.

Mengenai pintu keluar masuk atau  Location  untuk sementara ada di dua titik, yaitu  Tanah Merah Ferry Terminal Singapura –  Batam Center Ferry Terminal Batam, itu pintu masuk pertama kalau menggunakan  ferry.

Pintu masuk kedua  yaitu  Soekarno-Hatta International Airport  dan  Changi International Airport.

Kemudian mengenai persyaratan PCR test, akan dilakukan dua kali PCR pertama  dalam 72 jam sebelum departure  dan PCR kedua  pada saat ketibaan di bandara/terminal ferry.

Pre  departure  PCR  test  result  dikeluarkan  oleh  mutually  recognized Healthcare  Institutions.  Daftar  recognized  Healthcare  Institutions  akan segera  disampaikan  berdasarkan  hasil  kesepakatan  antara  Kementerian Kesehatan RI dengan Kemkes Singapura. PCR dilakukan atas biaya sendiri oleh masing-masing applicants.

BACA JUGA..  Instruk Kapolres, Kasat Binmas Perketat Protokol Kesehatan di Tengah – tengah Masyarakat

Mengenai  Eligible travellers  di Singapura,  eligible travellers  dari  Indonesia wajib lakukan registrasi pada aplikasi TraceTogether dan SafeEntry selama.

berada di Singapura.

Kemudian  eligible  travellers  dari  Singapura,  wajib  melakukan  registrasi aplikasi e-HAC dan PeduliLindungi selama berada di Indonesia.

Teman-teman yang saya hormati,

Waktu  yang  tersisa  hingga  26  Oktober  akan  digunakan  oleh  tim  kedua negara untuk berkoordinasi dan terus mematangkan persiapan pada tingkat teknis,  sehingga  sistem masing-masing  betul-betul siap  menerima aplikasi TCA/RGL.

Pengaturan  TCA  ini  teman-teman,  tidak  mungkin  dapat  diselesaikan  dan nantinya  pada  saat  diimplementasikan  tanpa  kerjasama  erat  dengan  K/L terkait.

Dan  pada  kesempatan  hari  ini,  ijinkan  saya  menyampaikan  terima  kasih, khususnya  Pak Menteri Hukum dan HAM, Pak Menteri  Kesehatan,  Menteri BUMN dan jaringan BUMN bersama semua tim dari beliau

Jadi itulah teman-teman, dua isu yang ingin saya sampaikan di kesempatan Press Briefing singkat pada hari Senin pagi ini dan sebagaimana yang saya

sampaikan tadi, bahwa Insya Allah dari Inggris dan Swiss, saya akan akan meng-update teman-teman dengan hasil pertemuan dan kunjungan kami.

Doakan teman-teman,  perjalanan ini lancar, dan kami dapat tiba kembali di tanah air dengan selamat

Demikian terima kasih, jaga kesehatan

Stay healthy, stay strong dan stay united

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

(Sumber: Kementerian Luar Negeri)