Guru Tahfidz Cabul di Palembang, Di Bebaskan Polisi Usai Berdamai Dengan Keluarga Korban

oleh -109.489 views

IDUL FITRI

Palembang I Realitas – Guru Tahfidz Cabul di Palembang, Di Bebaskan Polisi Usai Berdamai Dengan Keluarga Korban.

Guru ngaji tahfidz di Palembang, Sumatera Selatan, WH (28), yang ditangkap massa, setelah mencabuli muridnya, dibebaskan polisi, dia bebas karena sudah berdamai dengan keluarga korban.

BACA JUGA :   Terkait Dugaan Suap Pengurusan DAK TA 2018, KPK Tahan Walikota Tasikmalaya Periode 2017-2022

“WH sudah dibebaskan, ini setelah kami menerima surat perdamaian dari kedua pihak,” tegas Kasubnit PPA Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Ipda Fifin Sumailan ketika dikonfirmasi Wartawan , Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA :   Polda Riau Kembali Ukir Prestasi Dalam Pengungkapan Peredaran Narkoba

UPDATE CORONA

Selain telah berdamai, imbuh Fifin, pihak keluarga juga tak membuat laporan usai pelaku mencabuli muridnya yang masih berusia 14 tahun, sehingga polisi hanya bisa menerima perdamaian kedua pihak.

“Selain berdamai, keluarga korban juga tidak mau buat laporan. Jadi bagaimana kita mau proses kalau tidak ada laporan, sesama mereka sudah sepakat damai,” kata Fifin.

Fifin menegaskan kasus pencabulan anak merupakan delik aduan. Sehingga apabila tidak ada laporan sulit kasus dilanjutkan.

“Memang benar kemarin ditangkap massa, kami terima limpahan dari Polsek. Setelah dibawa, semua diperiksa, ternyata mereka memilih jalur damai,” katanya.

Untuk itu, polisi hanya menjadi penengah di kasus tersebut. Namun ditegaskan Fifin pada surat perdamaian tidak disebutkan kejadian pencabulan yang dilakukan WH kepada anak didiknya.

“Isi perdamaian hanya berdamai, tidak ada menuntut di kemudian hari. Sepakat damai dan tidak ada penjelasan soal kasus cabul yang dilakukan, intinya pelaku mengakui bersalah dan minta maaf,” tutup Fifin.

Sebelumnya, WH yang merupakan guru ngaji di salah satu rumah tahfidz di Sako Palembang diamuk warga pada Selasa (13/10/2020).

Ia diamuk warga katena dituduh meraba dada dan paha anak didiknya dengan dalih latihan pernafasan. (Muhammad Ramadhan)

Sumber:(Dtc)