Gelar Apel, Kapolda Metro: Jangan Ada Kericuhan Lagi, Kami Jamin Jakarta Aman

oleh -76.489 views

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Gelar Apel, Kapolda Metro: Jangan Ada Kericuhan Lagi, Kami Jamin Jakarta Aman.

Polri dan TNI melaksanakan apel gabungan kesiapan menghadapi antisipasi aksi massa lanjutan menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

BACA JUGA :   Polri Siap Dukung Simulasi Protokol Keamanan dan Kesehatan di Labuan Bajo

Disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, apel tersebut sebagai bentuk sinergitas dengan TNI untuk memantau pergerakan dan menciptakan suasana aman, nyaman dan tertib untuk masyarakat.

BACA JUGA :   Dampingi Penyaluran BST, Anggota Koramil 04/Nguntoronadi Pastikan Sesuai Protokol Kesehatan

UPDATE CORONA

“Kami lakukan patroli bersama dengan rute dari DPR kemudian keliling kota. Dengan sebagian berada di Monas dan finish di DPR,” ungkap Irjen Pol Nana Sudjana di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2020).

Ditambahkan Irjen Pol Nana Sudjana, pihaknya tak ingin kejadian kericuhan seperti Kamis (08/10/2020) lalu terulang lagi.

“Jangan sampai terulang lagi seperti itu (kericuhan), kami ingin menjamin keamanan ketertiban di Jakarta, sudah kami evaluasi dan persiapan dalam menghadapi permasalahan yang ada,” tegas Irjen Pol Nana Sudjana.

Pihaknya sudah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk mengantisipasi dan memetakan pengamanan potensi kerawanan.

“Sudah kami siapkan antisipasi keamanan. Prinsipnya kami dari awal akan melayani, mengawal dan mengamankan aksi yang baik. Tapi ketika mereka melakukan anarkis, kami akan sabar dan lakukan tindakan,” urai Irjen Pol Nana Sudjana.

Data yang ada, Polda Metro Jaya telah mengamankan 1.192 orang dari aksi demo massa yang berujung anarkis pada Kamis (08/10/2020) lalu.

“Pelaku yang ada barang bukti dari pendalaman kemarin ada 135, kemudian mengerucut menjadi 43 orang yang kami jadikan tersangka.

Untuk pelaku pembakaran dan perusakan masih dalam pengejaran,” jelas Irjen Pol Nana.

Kapolda memastikan, jumlah personel pengamanan akan menyesuaikan jumlah peserta aksi tergantung informasi intelijen.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman menuturkan, pihaknya akan membantu penuh Polri untuk menghadapi kemungkinan huru hara. (H A Muthallib)