Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa di Bone Bentrok dengan Petugas

oleh -59.489 views

IDUL FITRI

Bone I Realitas – Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa di Bone Bentrok dengan Petugas.

Gelombang aksi protes dan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) juga digelar ribuan mahasiswa dalam 2 gelombang besar di Bone, Sulawesi Selatan pada Rabu kemarin. Aksi ini berujung ricuh.

BACA JUGA :   Dalam Rangka Menyambut Hari Santri 6 Rabiul Awal 1442 H, Dayah Bustanul Ulumi Paya Bujok Blang Paseh Lakukan Pembagian Nasi Bungkus Kepada Sejumlah Warga Kota Langsa

Aksi berlangsung pada Rabu (7/10/2020), gelombang pertama dari Aliansi Ormas Pemuda dan gabungan organisasi Mahasiswa HMI dan IMM Cabang Bone terlibat bentrok dengan petugas kepolisian dan Satpol PP yang siaga dan memagari pintu masuk Ruang Paripurna DPRD Bone. Aksi pun sempat berlanjut dan memanas dengan kejar-kejaran di area gedung.

BACA JUGA :   Polri Menetapkan Delapan Orang Tersangka Kasus kebakaran Kejagung

UPDATE CORONA

Kericuhan berawal saat para peserta mencari sejumlah Anggota Dewan. Peserta aksi yang berusaha merengsek masuk ke Ruang Paripurna DPRD mendapat perlawanan dari petugas yang telah membentengi area pintu masuk.

Ormas dan mahasiswa menuntut pencabutan dari aturan itu karena dinilai tidak adil dan akan semakin menyusahkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Kami menolak secara tegas Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI itu, dan kami ingin itu dicabut. Intinya, kami hanya menginginkan para pekerja dan buruh di Indonesia dapat penghidupan yang layak,” terang Defriatno, Jenderal Lapangan dalam aksi tersebut.

Sementara itu, Aksi di gelombang kedua juga menyertakan ratusan mahasiswa dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Cabang Bone.

Sejalan dengan tujuan utama dari aksi sebelumnya, mahasiswa pun dengan tegas menyatakan ‘Mosi Tidak Percaya’ kepada DPR RI dan menolak UU Cipta Kerja.

“PMII Cabang Bone dengan tegas menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR-RI dan menolak UU Cipta Kerja. Sebab UU Cipta Kerja tidak pro terhadap rakyat kecil. Kami pun meminta kepada DPRD Bone menyampaikan tuntutan ini kepada Bapak Presiden RI tidak menandatangani RUU Cipta Kerja Menjadi UU dan segera menyelesaikan polemik ini,” tegas Sudri.(Dtc/Red)