Seorang Perempuan Ikut Diamankan di Kasus Mutilasi di Apartemen Kalibata City

oleh -388.489 views

IDUL FITRI

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Seorang Perempuan Ikut Diamankan di Kasus Mutilasi di Apartemen Kalibata City.

Polisi telah menangkap pelaku terkait kasus mutilasi mayat pria di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Seorang perempuan ikut diamankan polisi dalam kasus ini.

Kanit Reskrim Polsek Pancoran Iptu Supardi menyebut pelaku yang diamankan lebih dari satu orang. Namun, Supardi belum bisa memastikan jumlah pelaku tersebut.

IDUL FITRI

“Dua atau tiga ya. Tadi langsung diumpeti (pelakunya). Saya lihat tadi dua atau tiga, ada perempuannya juga,” kata Supardi ketika dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2020) malam.

Supardi mengatakan pelaku juga merupakan penyewa kamar apartemen, tempat mayat korban ditemukan di lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City.

BACA JUGA :   Bawaslu Lampung Timur Ajak Masyarakat Awasi Tahapan Pilkada

“Iya betul (pelaku) nyewa di situ,” imbuhnya.

Para pelaku tersebut ditangkap anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Depok pada Rabu (16/9) sore. Saat ini para pelaku diamankan di Polda Metro Jaya.

BACA JUGA :   Tanggap Bencana, Koramil Singkawang Turunkan Personel Bantu Warga Korban Puting Beliung

“Sekarang pelaku dibawa ke Polda,” imbuh Supardi.

Penemuan mayat mutilasi di Apartemen Kalibata City itu berawal dari laporan orang hilang. Korban dilaporkan hilang sejak 9 September 2020.

Korban sendiri ditemukan pada pukul 19.00 WIB. Jasad korban ditemukan di lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.

BACA JUGA :   Babinsa Pantau Ketat Warganya Yang Swap Test

Korban diketahui bernama Rinaldi Harley Wismanu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 9 September 2020.

“Sekarang sudah kita bawa ke RS Kramat Jati untuk kita lakukan autopsi awal dan memang hasil autopsi awal memastikan kalau yang bersangkutan adalah R (Rinaldi) sesuai LP itu,” jelas Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9).(Dtc/Red)