Mamuju Sulbar I Realitas – Pemerintah Desa Boda-Boda Transparan & Maksimal Penyaluran Bantuan Covid-19.
Pemerintah Desa Boda-Boda Kecamatan Papalang, kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat telah maksimal dalam melayani warga desanya, hal itu terlihat dalan sikap netral dan transparannya penyaluran beberapa bantuan sembako maupun non-sembako kepada masyarakat desa Boda-boda yang terdampak covid-19.
Ya, Ashardi selaku Kepala desa Boda-boda saat di temui awak media di kantornya (22/06/2020) mengatakan bahwa, selama awal hingga akhir bulan mei desa Boda-boda telah menerima dan menyalurkan beberapa bantuan dari berbagai sumber yaitu, Sembako Dinas 200 paket, Sembako safari Ramadhan dari Bupati Mamuju 50 paket, Bantuan Langsung Tunai (BLT) 107 KK, Bantuan Sosial Tunai (BST) 171 KK, Program Keluarga Harapan (PKH) 41 KK
“Kami sangat bersyukur, dari berbagai bantuan yang masuk di desa Boda-boda akhirnya tersalurkan dengan baik dan amanah meskipun sangat sulit dan menguras tenaga serta pikiran agar tidak berbenturan dengan peraturan, saya berharap dengan adanya bantuan-bantuan tersebut sangat membantu sekali kepada masyarakat desa Boda-boda yang terkena dampak virus covid-19 ini,” Ucap Ashardi
“Kami juga berterima kasih atas kehadiran awak media di desa Boda-boda untuk membantu mengawal pelaksanaan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dan juga kami pun sangat terbuka dengan siapapun untuk memberi masukan-masukan jika ada yang tidak sesuai dengan regulasi yang ada,” pungkas Ashardi.
Sementara itu, Diketahui Dana Desa (DD) Boda-boda tahun 2020 sejumlah Rp.786.149.000 dipangkas 25% untuk pengalokasian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sesuai peraturan Menteri Desa PDTT nomor 6 tahun 2020.
“Tahap pertama dan kedua telah disalurkan kepada masyarakat yang benar benar berhak untuk mendapatkan bantuan, yang terdampak virus Covid-19, sebesar 600 ribu, untuk 107 KK,” ungkap Ashardi dengan paras empati.
Kades Boda-boda juga berpesan, dalam kehidupan new normal ini, mengimbau kepada masyarakatnya agar memperhatikan protokol kesehatanya, yaitu pakai masker bila berpergian, sering cuci tangan, bila tidak ada perlu untuk keluar lebih baik diam di rumah saja, jelasnya.
Ashardi juga nenambahkan, untuk penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap III (ketiga) direncanakan bisa tersalurkan dalam bulan juni 2020, jika semua sudah rampung termasuk laporan realisasi dan koordinasi pada tahap 2,” tambahnya.
Sementara, seorang warga desa setempat yang terkonfirmasi oleh awak media namun tak ingin disebutkan namanya mengucapkan puji syukur atas bantuan yang di terimanya.
“Terimakasih kepada pemdes Boda-boda yang sudah menyalurkan bantuan untuk kami dan umumnya untuk masyarakat yang berada di desa Boda-boda yang saat ini merasakan dampak virus covid-19, serta mendata semua masyarakat untuk mendapat bantuan bahkan masyarakat yang belum mempunyai KK atau KTP kalau sudah berdomisili di desa Boda-boda juga mendapat bantuan berupa sembako tanpa terkucuali,” Pungkasnya. (Demas Laira)


