Jemaah Tablig Meninggal: Puluhan Orang Diisolasi, Masjid Digaris Polisi

oleh -154.759 views

Bengkulu I Realitas – Nur Hasan (55), jemaah tabligh di Bengkulu meninggal usai dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Akibatnya, puluhan jemaah lain diisolasi dan masjid pun digaris polisi.

Peristiwa bermula dari Hasan dan rombongan jemaah tabligh dari Lampung datang ke Bengkulu pada 5 Maret 2020 lalu. Selama di Bengkulu, Hasan tinggal di Masjid At Taqwa.

Diketahui, Masjid Agung At-Taqwa merupakan masjid yang biasa disinggahi para anggota Jemaah Tablig. Masjid milik Pemerintah Kota Bengkulu ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, dari makanan dan minuman juga tersedia.

BACA JUGA :  Panitia HARDIKDA ke-67 Aceh Timur Dituding "Peras" Kepala Sekolah Lewat Iuran Tidak jelas Penggunaannya

Bahkan, setiap Jumat ada makanan gratis bagi jemaah yang disediakan Wali Kota Bengkulu. Masjid ini juga kerap dipakai sebagai tempat rapat Wali Kota Bengkulu berserta jajarannya.

Saat tinggal di Masjid At Taqwa, Hasan pun jatuh sakit. Hasan sempat dirawat di RSHD Kota Bengkulu hingga akhirnya pada 24 Maret dirujuk ke RS M Yunus untuk diperiksa lebih lanjut.

“Selama di Bengkulu sempat dirawat di RSHD Kota Bengkulu karena mengeluh sakit,” ujar Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat mengumumkan meninggalnya Hasan kepada wartawan,

Kala itu, Hasan ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Hingga pada 31 Maret 2020 meninggal setelah dinyatakan positif COVID-19 pada hari sebelumnya.

“Setelah sampel korban dibawa ke laboratorium dan rumah sakit rujukan, maka malam tadi hasil labnya keluar dan dinyatakan positif virus Corona. Pagi harinya korban meninggal dunia,” papar Rohidin.(Dtc/Red)

BACA JUGA :  Panitia HARDIKDA ke-67 Aceh Timur Dituding "Peras" Kepala Sekolah Lewat Iuran Tidak jelas Penggunaannya