9019 KALI DIBACA

PDI Perjuangan Terkait Corona Desak Pemda Simeulue Beri Bantuan Ke Rakyat

PDI Perjuangan Terkait Corona Desak Pemda Simeulue Beri Bantuan Ke Rakyat
Teks Foto Kanan pakai Peci Rahmad SH dan dua Pengurus DPC PDI Perjuangan Simeulue, Aceh lainnya. Rabu (25/032020).
UPDATE CORONA

Simeulue I Realitas – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Simeulue melalui Ketua DPC Rahmad, SH mendesak Pemerintah Daerah Simeulue segera mengucurkan bantuan sosial alias jatah hidup bagi masyarakat.

Harapan ini disampaikannya kepada Wartawan Rabu (25/03/2020) menyikapi kebijakan Bupati yang membatasi gerak masyarakat dalam hal mengantisipasi penyeberan virus Covid-19. “Kita pahami kebijakan itu tapi harus ada solusi konkrit,” jelasnya.

Menurut Rahmad SH pendapat PDI Perjuangan Simeulue hari ini juga katanya sejalan dengan imbauan Presiden Jokowi. “Kebijakan Pemda menghentikan aktivitas harus disertai dengan pemberian Bantuan Sosial,” tegas Rahmad mengutip ungkapan Presiden di Media.

Lebih lanjut menurutnya kalau tidak ada jalan keluar diberikan pada penduduk berupa pememberian jatah hidup, menggeratiskan listrik, juga air bersih, berarti sama halnya menangkal warga dari virus Corona tapi menghadapkan rakyat kepada virus kelaparan.

Dimaklumkan untuk semua bahwa katanya kondisi rakyat Simeulue selama dua tahun belakangan rata rata hidup dibawah prasejahtera. Kemudian pasca Wabah Corona rakyat Simeulue kebanyakan semakin menjerit. “Daya beli rakyat saat ini hancur hancuran,” jelasnya.

Diuraikan Ketua Partai Berlambang Banteng Simeulue itu, untuk digaris bawahi sekarang harga Cengkeh di Simeulue turun perhari ini (baca:Kamis) Rp 44/Kg sepuluh hari lalu Rp 55.000 juga harga Pinang tinggal Rp 8 sampai 10 ribu satu kilogramnya.

“Lobster, nelayan menjual enam puluhan sampai seratus ribuan perkilonya. Biasanya Rp 200.000 sampai dengan Rp 300.000/perkilonya. Boleh cek ke lapangan,” tegas Rahmad.

Demikian juga gurita dan ikan ikan kakap lain yang selama ini jadi pendapatan primadona masyarakat setempat. “Sementara barang dari luar (red-pabrikan) naik semua. Kasihan rakyat,”.

Lebih lanjut Rahmad mendesak Legislatif dan Eksekutif Simeulue segera membuat regulasi (red-Qanun atau Perda) memangkas anggaran pembangunan infrastruktur untuk bisa menolong rakyat.

“Jika kebijakan itu dilakukan oleh Pemda Simeulue kita dukung penuh,” jelas Rahmad diamini Hardani, Sumadi, Kajimat, Agamsyah dan sejumlah pengurus DPC PDI-Perjuangan lainnya. (Rahmad Wahyudi)

example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS