Aceh Singkil I Realitas – Merebaknya isu penularan Corona virus (Covit-19) Jamkerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta sudah di liburkan dengan sarat tetap bekerja melalaui Aplikasi Komputer dari rumah.
“Sementara libur PNS atau ANS di Aceh Singkil menunggu persetujuan Bupati yang saat ini masih di Banda Aceh”.
Hal itu dikatakan Wakil Bupati Aceh Singkil H. Sazali pada pembukaan Kegiatan kegiatan forum SKPK/pra musrembang penyusunan RKPK Kabupaten Aceh Singkil, Selasa, (17/3/2020) di Aula Bappeda Aceh Singkil.
Dijelaskan terjangkitnya Corona virus (Covit-19) dari salah seorang yang telah terjangkit Corona virus menularkan kepada orang lain ditempat ruang berkupul.
Tapi kalau kita di Aceh Singkil dari rumah sendiri, dikantor pun juga sendiri sebut Sazali bergurau mengundang tawa para hadirin.
Bakan bila kita libukan seperti dipusat bukan menghindari dari tempat berkumpul dari keramaian malah akan keluar kota ke- Jakarta ini yang akan membahayakan. Ujarnya
Sazali mencontohkan penularan (Covit-19) yang kejadian di Italy, sekolah diliburkan, anak-anak bukannya dirumah malah berpergian ketempat-tempat wisata disitulah berjangkitnya Corona virus karena banyak bersentuhan dengan banyak orang.
Jadi kita jangan terlalu cemas, takut berlebihan dan semakin membuat panik, Karna setiap 10 tahun sekali wabah penyakit itu ada.
Kita yakinlah kepada Allah kalau kita mau mati sekalipun bersembunyi di peti besi sekalipun pasti juga meninggal (mati). Ucapnya.
Dan kalau kita data lanjutnya, di Indonesia ini 1000 orang sehari meninggal tapi tidak sesibuk Corona ini jadi janganlah kita menibulkan kecemasan dan panik ditengah masyarakat ucapnya Sazali memberikan semangat.
Dari hasil diskusi kemaren dengan Sekda para SKPK, katanya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil telah menyediakan 2 ruangan khusus mana tahu ada yang dicurigai terjangkit Corona maka ditempatkan diruangan sementara untuk menunggu di Rujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditentukan Pemerintah.
Masalah turis Asing kata Sazali, sebanyak 25 orang ada 18 orang di Pulau Sikandang. Yang 7 orang lagi kita minta berkupul di Sikandang guna menunggu lakukan (Covit-19) pemeriksaan.
Kepada turis ini kita jangan hawatir pinta Sazali, Karna mereka masuk Indonesia ini pun tidak langsung dari negaranya langsung ke Singkil, mereka melalui bendara internasional seperti Bandara Kuala Namu dan Jakarta pemeriksaannya berulang-ulang jadi juga kita jangan khawatir.
Sazali minta kepada para Camat agar mengintruksikan kepada Kepala Desa mengadakan do’a bersama qunut nazillah (doa menolak bala) Carona Virus.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga Edy Hartono ditempat tepisah ke-kepada Nedis Realitas mejelaskan, Informasi Status Wisatawan Asing per hari ini Tanggal 16 Maret 2020 terdiri, 5 Turis Asing berasal Perancis yang betada di Pulau Panjang (Kimo Resort) Masuk tanggal 15 Maret Keluar 19 Maret 2020. 2 Turis Asing yang Berasal dari Portugal yang berada di Pulau Panjang (Kimo Resort) Masuk tanggal 15 Maret Keluar 19 Maret 2020. 2 Turis Asing yang Berasal dari Italia yang berada di Pulau Sikandang Rius Resort)Keluar 20 Maret 2020 17 Maret 2020 s.d 28 Maret 2020. Tanggal 30 Maret 2020 Masuk kembali dan akan di lihat kembali Perkembangannya.(Rostani/Yudi).



